Dodol China Mulai Diburu Saat Perayaan Imlek

Toko Tek Kie TQ di kawasan Pajagalan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung mulai dibanjiri pesanana dodol China sepekan sebelum perayaan Imlek 29 Januari 2025

Dodol China Mulai Diburu Saat Perayaan Imlek

INILAHKORAN, Bandung - Toko Tek Kie TQ di kawasan Pajagalan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung mulai dibanjiri pesanana dodol china sepekan sebelum perayaan Imlek 29 Januari 2025.

Pemilik Toko Tek Kie TQ, Vincent mengatakan, pihaknya mampu memproduksi dodol china atau yang didkenal dengan nama Nian Gao dalam bahasa China itu hingga 2.000 picis.

"Sehari bisa produksi 100 sampe 2.000. Meningkat karena kita kan mulai bikin sebulan sebelum Imlek itu biasanya sehari 500 picis dulu, nanti lama-lama naik sampe kita produksi 2.000 picis biasanya menjelang Imlek," kata Vincent, Rabu 22 Januari 2025.

Selain banyak dipesan masyarakat lokal Bandung dan Jawa Barat, orderan dodol china juga banyak dikirim ke sekitar wilayah Jawa. Peminatnya bukan hanya masyarakat Tiong Hoa, namun banyak diminati masyarakat umum.

"Memang dodol ini makanan tradisional khas imlek, tapi peminatnya kalau untuk pembeli sekarang sih udah mulai umum. Masyarakat biasa juga udah mulai beli. Jadi bukan masyarakat Tiong Hoa saja," ucapnya.

Dijelaskan ia, proses pembuatan dodol china hampir sama dengan proses pembuatan dodol pada umumnya. Jika dodol biasa harus dikukus dulu sebelum dimasukkan ke cetakan, dodol china justru sebaliknya.

"Proses pembuatan di oven bisa 24 jam. Pertama kita campurin gula sama teouhg ketan, habis itu masukin ke cetakan. Lalu Kita masukin ke oven dikukus selama 24 jam, lalu dikeluarin dan dipacking. Keseluruhan proses pembuatan sih bisa sampe 27 jam," ujar dia.

Hal yang cukup menarik dari dodol china produksi Tek Kie TQ, dikemukakan ia adalah rasa khas tradisional dodol china yang masih dipertahankan. Pihaknya mengaku, masih menggunakan resep tradisional dari leluhurnya.

"Mungkin dari ras. Rasa nya kita tetap pertahanin dari dulu. Kita masih pake resep tradisional resep leluhur. Harga mulai dari Rp 20.000 dengan varian rasa original, pandan dan kuitjo. Varian ini banyak diminati," tandasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti