Dokter Kandungan di Garut Terduga Pelaku Pelecehan Diduga Pernah Hampir Perkosa ART hingga Lakukan KDRT ke Istri
Berdasarkan dokumen resmi Pengadilan Agama Bandung, MSF pernah hampir melakukan percobaan pemerkosaan terhadap asisten rumah tangganya (ART) sendiri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - dokter kandungan berinisial MSF yang belakangan menjadi sorotan publik karena dugaan pelecehan seksual terhadap pasien di Garut, kembali disorot setelah muncul fakta baru terkait masa lalunya.
Berdasarkan dokumen resmi Pengadilan Agama Bandung, MSF pernah hampir melakukan percobaan pemerkosaan terhadap asisten rumah tangganya (ART) sendiri.
Peristiwa itu tercatat dalam putusan Pengadilan Agama (PA) Bandung dengan Nomor 5641/Pdt.G/2024/PA.Badg.
Kasus tersebut menjadi salah satu alasan utama yang melatarbelakangi perceraian antara MSF dan istrinya, yang diputuskan pada 9 Desember 2024.
"Tergugat pernah hampir melakukan percobaan perkosaan kepada asisten rumah tangga di kediaman Rumah Tergugat," tulis keterangan dalam putusan PA Bandung.
Tak hanya itu, dalam dokumen perceraian juga diungkap bahwa MSF kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap mantan istrinya.
Tindak kekerasan tersebut bahkan telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian. Laporan dibuat dengan Nomor: STTLP/B/B/965/IX/2024/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT, tertanggal 19 September 2024.
"Tergugat telah melakukan kekerasan rumah tangga kepada Penggugat didasarkan pada laporan polisi," demikian keterangan dalam putusan PA Bandung.
Sementara itu, kasus pelecehan yang diduga dilakukan MSF saat ini masih terus bergulir.
Kepolisian Resor Garut melakukan pendalaman pemeriksaan seorang dokter kandungan terkait kasus dugaan asusila terhadap pasiennya saat memeriksakan kehamilan di klinik kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Dokter kandungan inisial MSF ditangkap di wilayah Garut, Selasa (15/4) malam atau kurang dari 24 jam setelah video dugaan asusila itu ramai di media sosial, kemudian dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh jajaran Polres Garut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin membenarkan telah mengamankan seorang dokter kandungan untuk menjalani pemeriksaan lebih dalam terkait dugaan melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap pasiennya.
"Belum 24 jam kita sudah amankan diduga pelaku, saat ini untuk pelaku ada di ruangan khusus untuk dilakukan pemeriksaan intensif," kata Joko.
Editor : Firda Rachmawati
