Dokter Zeus Beri Suguhan Terbaik di Lomba Kopi Bandung Coffee Carnival

Sebanyak 40 peserta mengikuti perlombaan kopi dalam gelaran Bandung Coffee Carnival. Kegiatan tersebut digelar di Sawarga Courtyard & Atrium Ciunik Summarecon Mall Bandung.

Dokter Zeus Beri Suguhan Terbaik di Lomba Kopi Bandung Coffee Carnival
Sebanyak 40 peserta mengikuti perlombaan kopi dalam gelaran Bandung Coffee Carnival. Kegiatan tersebut digelar di Sawarga Courtyard & Atrium Ciunik Summarecon Mall Bandung.

INILAHKORAN, Bandung- Sebanyak 40 peserta mengikuti perlombaan Kopi dalam gelaran Bandung Coffee Carnival. Kegiatan tersebut digelar di Sawarga Courtyard & Atrium Ciunik Summarecon Mall Bandung.

Kegiatan yang berlangsung pada 27 hingga 30 November 2025 itu menyedot perhatian pecinta kopi di Indonesia. Salah satunya, Dokter Alfonsus Zeus Suryawan yang terjun langsung ikut dalam perlombaan kopi tersebut. 

"Untuk ikut kompetisi ini nothing to lose saja usahain yang terbaik menang gak menang urusan allah," tegas Dokter Zeus di sela perlombaan kopi, Sabtu 29 November 2025.

Dokter Zeus menyatakan jika pada even Bandung Coffee Carnival ini memenangkan juara satu dia bakal otomatis bakal mengikuti lomba kopi secara nasional pada tahun depan.

"Tapi kalau misalnya enggak menang saya tentut terus melakukan eksperiman untuk kedepannya lebih baik dan ikut lagi lomba regional tahun depan," tutur Dokter Zeus.

Dokter Zeus mengakui lomba kali ini merupakan kali kedua yang diikutinya. Pertama kali dia terjun di dunia perlombaan kopi yakni di Pontianak.

"Awal kecintaan saya terhadap kopi pas awal-awal masih dokter muda saya seneng ngopi lama kelamaan saya pelajari lebih dalam  dan saya ingin membuktikan diri saya salah satunya dengan cara ikut kompetisi," papar Dokter Zeus.

Menurut Dokter Zeus penilaian kompetisi kopi mencakup beberapa aspek, seperti evaluasi sensorik yakni armoa, rasa, kesamaan, body , rasa manis, hingga kbersihan cangkir.

Kedua, lanjut Dokter Zeus yakni penilaian teknis meliputi teknik seduh, presentasi, kebersihan dan konsistensi.

"Seperti aroma kopi yang kita bikin sama tidak dengan deskripsi yang kita jelaskan, itu salah satu bentuk penilaian," jelas Dokter Zeus.***


Editor : JakaPermana