DPD Golkar Jabar Ingatkan Kadernya di Eksekutif dan Legislatif Waspadai Ancaman Dampak Ekonomi Global

Ketua Golkar Jabar Tb Ace Hasan Syadzily mengingatkan kadernya, baik di ranah eksekutif maupun legislatif, untuk mewaspadai ancaman dampak ekonomi global. Terutama, ekses dari adanya tarif timbal balik atau resiprokal sebesar 32 persen, yang diterapkan Presiden AS Donald Trump kepada Indonesia.

DPD Golkar Jabar Ingatkan Kadernya di Eksekutif dan Legislatif Waspadai Ancaman Dampak Ekonomi Global
"Saya sampaikan tadi, di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global akibat dari kebijakan Presiden Trump. Saya ingatkan, terutama kepada para anggota legislatif di DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota bersama dengan kepala daerah, agar waspada karena potensi lelambatan ekonomi juga di depan mata," kata Ace dalam acara Halal Bihalal Golkar Jabar di Kantor DPD Golkar Jabar, Kota Bandung, Kamis 1 Mei 2025. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Ketua Golkar Jabar Tb Ace Hasan Syadzily mengingatkan kadernya, baik di ranah eksekutif maupun legislatif, untuk mewaspadai ancaman dampak ekonomi global. Terutama, ekses dari adanya tarif timbal balik atau resiprokal sebesar 32 persen, yang diterapkan Presiden AS Donald Trump kepada Indonesia.

"Saya sampaikan tadi, di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global akibat dari kebijakan Presiden Trump. Saya ingatkan, terutama kepada para anggota legislatif di DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota bersama dengan kepala daerah, agar waspada karena potensi lelambatan ekonomi juga di depan mata," kata Ace dalam acara Halal Bihalal Golkar Jabar di Kantor DPD Golkar Jabar, Kota Bandung, Kamis 1 Mei 2025.

Maka dari itu, kata dia, antisipasi harus dilakukan supaya jangan sampai berdampak pada masyarakat, akibat dinamika ekonomi global.

"Sehingga, berbagai potensi akibat dari pelambatan ekonomi tersebut bisa direspons secara positif, dalam rangka bagaimana ekonomi kita tetap berjalan sebagaimana yang telah direncanakan," ucapnya.

Sebisa mungkin kepala daerah dari Golkar, kata Ace, harus mempermudah investasi, membangun iklim ekonomi yang sehat di daerah masing-masing.

"Enggak boleh ada premanisme, yang bisa menghambat investasi di seluruh daerah di Jawa Barat, yang justru itu akan merugikan bagi produktivitas ekonomi di Provinsi Jawa Barat," kata dia.

Sementara mengenai kegiatan Halal Bihalal Golkar Jabar ini, Ace menerangkan hal ini merupakan bagian dari upaya mereka dalam mengokohkan soliditas kader. Baik mereka yang kini ada di DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota.

"Momentum halal bihalal ini kami jadikan sebagai upaya untuk tetap menjaga kekompakan, mempererat silaturahmi antara pengurus Partai Golkar, karena tentu pasca lebaran ini kami harus betul-betul kompak," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani