DPRD Jabar Dorong Kontribusi Nyata BIJB

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat berharap Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kabupaten Majalengka, dapat segera menyelesaikan hal-hal yang menyangkut persiapan penerban

DPRD Jabar Dorong Kontribusi Nyata BIJB

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat berharap Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kabupaten Majalengka, dapat segera menyelesaikan hal-hal yang menyangkut persiapan penerbangan luar negeri. Hal tersebut sesuai dengan rencana digunakannya BIJB untuk melayani penerbangan jemaah haji dan umrah asal Jawa Barat.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, pihaknya mendorong BIJB untuk segera menyelesaikan persiapan pemberangkatan jamaah haji dan umroh. "Bandara International Jawa Barat (BIJB), harus dapat segera menyelesaikan, persiapan menghadapi pemberangkatan haji dan umroh masayarakat Jawa Barat, yang akan dilakukan InsyAllah tahun ini” katanya disela pelaksanaan Kegiatan Citra Bakti DPRD Provinsi Jawa Barat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jumat (1/3) lalu.

Ia berharap, kerjasama yang telah dilakukan oleh BIJB dengan banyak pihak dapat segera ditindaklanjuti. Karena dengan upaya tersebut dapat mendorong kontribusi BIJB. "Saya berharap kerjasama yang telah dilakukan dengan berbagai pihak dalam hal ini dengan maskapai, dapat segera ditindaklanjuti. Sehingga bandara ini dapat segera berkontribusi, dan menjadi perhatian agar dapat digarap dengan serius oleh pihak BIJB dan Angkasa Pura,” ujarnya.

Ineu menambahkan, dengan hadirnya BIJB saat ini dapat dimaksimalkan oleh masyarakat Jawa Barat. Khususnya bagi pemenuhan moda transportasi udara untuk masyarakat Jawa Barat.

Ineu menilai, rencana pemindahan arus penerbangan yang semula terpusat di Bandara Husein Sastranegata Kota Bandung ke BIJB Kabupaten Majalengka harus segera dilakukan. "Menurut saya harus segera dilakukan pemindahan penerbangan yang sebelumnya di Bandara Husein Bandung, agar beralih ke BIJB, menata kawasan aerocity,” katanya.

Lebih lanjut Ineu menyatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti persiapan pembangunan embarkasi ke Kementerian Agama RI. “Saya tadi sudah memberikan catatan kepada teman-teman di komisi, salah satunya untuk menindaklanjuti ke Kementerian Agama untuk membangun embarkasi,” katanya.

Rencana-rencana strategis untuk mempersiapkan penerbangan luar negeri termasuk untuk umrah dan haji ini harus menjadi perhatian BIJB untuk segera ditindaklanjuti. "Ketika runway sudah selesai, maka langkah strategis selanjutnya harus segera dilakukan. Karena ini merupakan upaya yang harus dilakukan secara aktif dan harus direspon oleh seluruh stakeholder dengan baik,” katanya.

Ia optimis, BIJB Kertajati akan segera berkembang dan dapat menjadi bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat. "Kami yakin BIJB Kertajati akan berkembang sesuai dengan harapan seluruh masyarakat Jawa Barat, yaitu menjadi bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya.  

Seperti diketahui, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, sudah beroperasi sejak Mei 2018. Namun, tak bisa dipungkiri kondisi saat ini masih terlihat sepi. Sejauh ini, berbagai upaya pun terus dilakukan pihak BIJB dalam memperkenalkan keberadaan BIJB.

BIJB juga dihadapkan menjadi pendukung utama peningkatan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat. Karenanya, rencananya akan dikembangkan dan akan menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia, setelah Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Pembangunan BIJB akan membuat luas terminal mencapai 209.500 meter persegi, yang bisa menampung lebih dari 18 juta penumpang per tahun. Pembangunan ini akan dibagi dalam tiga tahap. Saat ini, pembangunan tahap 1A telah selesai dengan perluasan terminal hingga 96.200 meter persegi dengan kapasitas 5 juta penumpang per tahun.

Adapun BIJB saat ini sudah beroperasi dengan satu runway dengan panjang 2.500 meter dan akan dikembangkan menjadi 3.500 meter agar bisa didarati pesawat berbadan lebar seperti Airbus A380-800. Pada tahap akhir, BIJB juga akan diperkuat dengan dua runway.

Jumlah penerbangan di BIJB terus bertambah sejak resmi beroperasi pada pertengahan tahun lalu, di mana nantinya ditargetkan penerbangan haji bisa dilakukan di bandara ini.(*)
 


Editor : inilahkoran