DPRD Kota Bandung Soroti Jalan Rusak Akibat Proyek Galian

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama menyoroti, banyaknya jalan dan trotoar di Kota Bandung yang kembali rusak

DPRD Kota Bandung Soroti Jalan Rusak Akibat Proyek Galian
Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama menyoroti, banyaknya jalan dan trotoar di Kota Bandung yang kembali rusak

INILAHKORAN.ID - Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama menyoroti, banyaknya jalan dan trotoar di Kota Bandung yang kembali rusak setelah sebelumnya diperbaiki. Kerusakan itu, terjadi karena proyek galian yang dilakukan tanpa koordinasi yang matang dengan program perbaikan jalan.

“Warga jadi dirugikan, karena jalan yang baru diperbaiki harus kembali digali. Ini jelas mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan kemacetan,” kata Aan Andi Purnama, Rabu 18 Februari 2026.

Ia menekankan, perencanaan pembangunan di Kota Bandung harus lebih terintegrasi. Ia pun mempertanyakan apakah rekomendasi teknis dari dinas terkait sudah melalui proses koordinasi sebelum proyek galian dilaksanakan.

“Kalau proyek galian dan perbaikan jalan tidak sinkron, pekerjaan yang sudah selesai akan sia-sia. Harus ada jadwal yang jelas, siapa mengerjakan duluan dan bagaimana tahapan perbaikan jalan dilakukan,” ucapnya.

Ia mencontohkan jika Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDBM) merencanakan perbaikan jalan di satu kawasan, pekerjaan galian harus diselesaikan lebih dulu. Setelah itu, baru dilakukan perbaikan jalan secara permanen.

“Misalnya kawasan A akan diperbaiki tahun ini. Jangan sampai jalan diperbaiki, kemudian digali lagi karena ada pemasangan utilitas bawah tanah. Ini jelas memboroskan anggaran dan merugikan warga,” ujar dia.

Aan menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antar dinas, serta instansi terkait agar pembangunan berjalan efektif dan efisien. Pihaknya berharap, Pemerintah Kota Bandung segera mengevaluasi mekanisme perizinan dan penjadwalan proyek galian agar masalah serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Dengan perencanaan yang matang, dan koordinasi lintas sektor yang baik. Pembangunan infrastruktur di Kota Bandung bisa lebih tertib, minim gangguan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tandasnya.***


Editor : JakaPermana