Jalan Berlubang Hingga PJU Jadi Sorotan, DPRD Kota Bandung: Progres Mulai Terlihat

DPRD Kota Bandung menilai, sejumlah persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga Kota Bandung mulai mendapat penanganan.

Jalan Berlubang Hingga PJU Jadi Sorotan, DPRD Kota Bandung: Progres Mulai Terlihat
Aktivitas kendaraan di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Pembangunan infrastruktur jalan, PJU dan trotoar menjadi perhatian Pemkot Bandung tahun ini. (yogo triastopo)

INILAHKORAN.ID - Sejumlah persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga Kota Bandung mulai mendapat penanganan. DPRD Kota Bandung menilai, progres pembangunan mulai terlihat di sejumlah sektor mulai dari penerangan jalan umum (PJU), trotoar hingga perbaikan jalan berlubang.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga mengatakan, tahun ini menjadi momentum bagi Pemkot Bandung memperkuat pembangunan infrastruktur.

"Memang, tahun ini bisa dibilang merupakan tahunnya infrastruktur bagi Pemkot Bandung di bawah kepemimpinan Wali Kota Bandung," kata Rendiana Awangga, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, sejumlah persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat mulai dikerjakan. Kondisi itu, dinilai menjadi sinyal positif karena pembangunan tidak hanya menyasar proyek baru. Namun juga kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan aktivitas warga.

"Kita melihat beberapa persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat seperti PJU, trotoar maupun jalan-jalan berlubang sudah mulai dikerjakan dan progresnya mulai terlihat," ucapnya.

Salah satu pembangunan yang mendapat perhatian DPRD adalah penambahan PJU di jalan Soekarno Hatta. Pemkot Bandung berencana memasang sekitar 2.400 titik PJU di salah satu ruas jalan utama Kota Bandung tersebut.

Rendiana menyambut baik rencana tersebut. Pembangunan PJU, dinilai membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai rencana.

"Kita juga menyambut baik pembangunan PJU di jalan Soekarno Hatta yang rencananya akan dipasang sekitar 2.400 titik," ujar dia.

Dia mengatakan, pemerintah kota saat ini terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat. Koordinasi, diharapkan dapat memastikan pembangunan PJU bisa direalisasikan pada tahun ini.

"Ini bagian dari upaya pemerintah kota berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat agar pelaksanaannya bisa dilakukan tahun ini," jelasnya.

Selain PJU, pembangunan trotoar di sejumlah ruas jalan juga mulai berjalan. Rendiana menyebut, terdapat sekitar delapan ruas trotoar yang cukup besar yang masuk dalam pembangunan tahun ini.

Pembangunan, diharapkan tidak hanya memperbaiki wajah kota. Namun juga memberikan ruang yang lebih nyaman dan aman bagi pejalan kaki.

"Kemudian beberapa pembangunan trotoar juga sudah mulai berjalan. Kalau tidak salah ada sekitar delapan ruas trotoar yang cukup besar," ujar dia.

Dia berharap, fasilitas trotoar yang dibangun nantinya dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Kenyamanan pejalan kaki menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan infrastruktur perkotaan.

"Harapannya tentu masyarakat Kota Bandung bisa menggunakan fasilitas tersebut dengan lebih nyaman," harapnya.

Sementara sektor jalan, anggaran yang disiapkan Pemkot Bandung tahun ini disebut cukup besar. Sejumlah pekerjaan juga telah memasuki tahapan lelang, dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun ini.

Menurut Rendiana, percepatan pekerjaan menjadi penting agar persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan warga tidak kembali berlarut-larut. "Untuk jalan juga anggarannya cukup besar tahun ini. Beberapa pekerjaan sudah masuk proses lelang dan akan dikerjakan tahun ini," tutur dia.

Dia menilai, berbagai pekerjaan itu menjadi bentuk respons pemerintah terhadap persoalan infrastruktur yang sebelumnya banyak disampaikan masyarakat. Pihaknya pun akan melihat sejauh mana pembangunan berjalan sesuai target.

"Jadi insyaallah apa yang dikeluhkan masyarakat tahun lalu, sekarang mulai terlihat jawabannya melalui pembangunan infrastruktur," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani