12 Tahun Terabaikan, Jalan Cikidang–Wangunharja Tembus Cikole Mulai Dibangun
Jalan kabupaten di Lembang yang rusak lebih dari 12 tahun mulai diperbaiki. Proyek senilai Rp3,2 miliar ditargetkan menghubungkan Wangunharja hingga Cikole.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Lebih dari 12 tahun tak tersentuh perbaikan, jalan Kabupaten yang menjadi urat nadi pertanian Desa Cikidang, Wangunharja, Cikole hingga Langensari, Kecamatan Lembang akhirnya mulai berubah.
Sebagian ruas jalan sepanjang 433 meter telah tuntas dikerjakan dalam waktu satu bulan dengan anggaran sekitar Rp1,7 miliar.
Peresmian sekaligus syukuran spontan digelar warga dengan makan bersama di atas permukaan jalan yang kini halus dan layak dilalui. Ini menjadi sebuah pemandangan yang sekaligus menggambarkan betapa lama warga menanti akses yang layak.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat, Pither Tjuandys menjelaskan, ruas jalan tersebut belum sepenuhnya rampung, masih tersisa sekitar 180–200 meter yang menunggu penyelesaian.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp1,5 miliar untuk menyelesaikan sisa pekerjaan tersebut, sehingga nantinya jalur Wangunharja–Cikidang–Cikole dapat terhubung sempurna dan berfungsi optimal bagi warga tiga desa.
"Desa Cikidang belum rampung, masih ada kurang lebih 200-an meter, maka kita sudah mempunyai perencanaan anggaran untuk penambahan Rp1,5 miliar untuk menyelesaikan, sehingga jalan Wangunharja tembus Cikidang menuju ke Cikole rampung itu dengan baik," kata Pither, Jumat (21/8/2026).
Pither menyebut, target penyelesaian infrastruktur di kawasan Lembang tidak berhenti di sini. Pasalnya, dalam dua minggu ke depan dua ruas jalan lain juga bakal segera dikerjakan, yakni ruas Cilumber–Cikole dengan pengerjaan lapisan hotmix, serta ruas RW03 Cikidang senilai Rp400 juta untuk penyelesaian sisa lapisan rabat beton.
"Semua pekerjaan menggunakan konstruksi rabat beton yang lebih tahan lama dan sesuai dengan beban lalu lintas pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat," sebutnya.
Pither menuturkan, perbaikan ini merupakan wujud tanggapan nyata Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail terhadap aspirasi masyarakat, baik yang tersampaikan secara langsung maupun yang sempat viral di media sosial.
"Intinya Bupati memberikan tanggapan bagus sehingga semua infrastruktur yang rusak, baik lewat aspirasi masyarakat, baik lewat viral pun ditanggapi dengan baik," ujarnya.
Sebagai pelengkap, lanjut Pither, dirinya juga berencana memasang 60 titik Penerangan jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan kabupaten dan jalan desa, sehingga kawasan tersebut tidak hanya mulus, namun juga aman dan terang di malam hari.
"Kita juga akan lengkapi dengan pemasangan PJU di 60 titik. Jadi warga bisa aman di malam hari," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

