Drama Baru Lee Min Ho 'When The Stars Gossip' Dikritik Karena Dialognya?

Netizen Korea mengkritik drama terbaru Lee Min Ho 'When The Stars Gossip' kare isi dialog misogini tentang perempuan.

Drama Baru Lee Min Ho 'When The Stars Gossip' Dikritik Karena Dialognya?
Drama baru Lee Min Ho.

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, Drama 'When The Stars Gossip' yang menampilkan Lee Min Ho dan Gong Hyo Jin sebagai pasangan utama, menayangkan episode pertamanya. 

Akan tetapi, drama tersebut langsung mendapat kecaman karena Netizen fokus pada Dialog tokoh utamanya yang diperankan oleh Lee Min Ho yang dituduh melakukan misogini.

Secara khusus, tokoh Lee Min Ho bekerja sebagai dokter kandungan dan ginekolog, dan dibesarkan oleh bibi-bibi dari sebuah pub, sehingga membantu melahirkan bayi mereka. 

Saat menggambarkan latar belakangnya, tokoh ini berkata, “menghadiri kelas dan mendapat nilai sempurna untuk SAT, mendaftar di sekolah kedokteran dan melihat Rahim wanita setiap hari, membantu persalinan setiap hari. Rahim bibi itu seperti alkohol, tetapi juga menenangkan. Rahimnya hangat, dan meskipun semuanya keriput karena merokok, payudara bibi itu sangat besar dan aman.”

Melihat kalimat ini, netizen Korea tercengang, dan topik yang mengkritik hal ini telah dipublikasikan di forum Korea “theqoo”, menarik lebih dari 82.000 tampilan dan 654 komentar. 

Berikut beberapa komentar dari netizen Korea: "Apakah sentimen ini masih berlaku pada tahun 2025??"

"Aku juga terkejut saat mendengar kalimat itu," komentar netizen yang lainnya.

"Kalimat ini bahkan bukan dari tahun 2010-an, lebih seperti dari awal tahun 2000-an. Kalimat ini sangat kekanak-kanakan dan ketinggalan zaman sehingga saya menyerah setelah menonton episode pertama."

"Dari awal saya kaget pas ada yang ngomongin tentang rahim dan payudara???"

"Ada juga dialog di mana Lee Min Ho meminta bibinya untuk membawakannya uang di depan bar, karena tahu bahwa mereka pergi ke bar dan menghasilkan uang. Dia juga meminta mereka untuk membayar jika dia minum dengan seorang wanita. Aneh rasanya melihat bagaimana dia berpikir tentang wanita dan menulis tentang mereka."

"Ini sangat menyebalkan. Mengapa mereka menulis drama yang akan merusak kepekaan gender kita pada tahun 2025?".***


Editor : Irma Nurfajri