Dramatis, Knicks vs Pacers 135-138, Tyrese Haliburton Bikin Aksi Jalen Burton Jadi Tenggelam

Jalen Brunson boleh saja mencetak 43 poin. Tapi, Tyrese Haliburton yang mencuri perhatian saat laga Knicks vs Pacers berkesudahan dramatis 135-138 di Game 1 final NBA Wilayah Timur.

Dramatis, Knicks vs Pacers 135-138, Tyrese Haliburton Bikin Aksi Jalen Burton Jadi Tenggelam
Indiana Pacers memenangkan Game 1 final NBA Wilayah Timur. Mereka unggul dalam duel Knicks vs Pacers 135-138 dengan Tyrese Haliburton jadi bintangnya. (IG @pacers)

INILAHKORAN, Bandung – Jalen Brunson boleh saja mencetak 43 poin. Tapi, Tyrese Haliburton yang mencuri perhatian saat laga Knicks vs Pacers berkesudahan dramatis 135-138 di Game 1 final NBA Wilayah Timur.

Laga Knicks vs Pacers di Game 1 final NBA Wilayah Timur berlangsung di Madison Square Garden, New York, Kamis pagi WIB. Tyrese Haliburton menunjukkan kepiawaiannya.

Tyrese Haliburton memang hanya mencetak 31 poin dalam pertandingan ini, jauh di bawah Jalen Brunson yang memborong 43 angka. Tapi, dia menunjukkan kemampuan sebagai pemain paling banyak terlibat dalam torehan angka Indiana Pacers dalam laga Knicks vs Pacers ini.

Tyrses Haliburton yak hanya mencetak 31 poin, dia juga menambahnya dengan 11 aassist. Dia pun berperan dengan melakukan 4 rebound.

Tak hanya Tyrese Haliburton, kemenangan Indiana Pacers juga tercipta berkat penampilan gemilang Aaron Nesmith. Dia mencetak 30 poin. Sebanyak 24 poin lahir dari delapan lemparan tiga angka, dari sembilan aksi yang dia lakukan.

Akibatnya, penampilan Jalen Brunson dan Karl Anthony Towns yang cemerlang untuk New York Knicks, jadi tenggelam.

Jalen Brunson mencetak angka tertinggi dalam pertandingan itu, yakni dengan 43 poin. Kebanyakan poinnya lahir dari lemparan dua angka.

Sedangkan Karl Anthony Towns mencetak 35 poin, sejumlah 12 poin di antaranya dari lemparan tiga angka. Towns juga berjasa dengan melakukan 12 rebound dan 2 assist.

Bertarung di Madison Square Garden, Indiana Pacers sepertinya akan bisa mengungguli tuan rumah New York Knicks. Mereka mengawali pertandingan dengan cemerlang.

Di kuarter pertama, Indiana Pacers hampir selalu unggul. Setelah membuka pertandingan dengan lemparan tiga angka, mereka mampu mempertahankan keunggulan. Indiana Pacers bahkan sempat unggul dengan selisih tujuh angka, pada kedudukan 9-16.

Keunggulan itu dipertahankan sampai menjelang akhir kuarter pertama. Hanya saja, di penghujung kuarter pertama itu, New York Knicks bangkit. Mereka berbalik unggul 33-32 dan menyelesaikannya dengan 36-34.

Pacers tak mau menyerah. Mereka kembali mengungguli lawan di awal babak kedua dengan 41-45 setelah sukses menambah empat angka beruntun. Tetapi, Knicks langsung membalas dengan memetik enam poin secara berturut-turut.

Sejak saat itu, New York Knicks tak tertahankan lagi. Apalagi, ketika empat kesempatan lemparan bebas mereka manfaatkan untuk menjauh 58-51.

Sempat dikejar Pacers hingga 59-60, Knicks menunjukkan pertahanan kuat dengan hanya memberi kesempatan lawan menambah dua poin, sebelum menutupnya 69-62.

Memasuki kuarter ketiga, Indiana Pacers terus memberi perlawanan. Aksi Tyrese Haliburton dan kawan-kawan menekan pertahanan New York Knicks.

Meski lebih unggul di kuarter ini, Pacers tetap tak pernah mampu menyalip perolehan poin New York Knicks. Mereka menyelesaikan kuarter ini dengan ketinggalan 87-90.

Perjuangan Indiana Pacers makin meningkat di kuarter terakhir. Pada dua kesempatan, mereka bahkan hanya tertinggal satu angka saja dari New York Knicks, 89-90, dan 91-92.

Tapi, setelah itu, New York Knicks kembali melejit. Terutama, setelah mereka mendapatkan 14 poin beruntun, menjadikan keunggulan makin telak 108-92.

Dalam posisi itulah, Aaron Nesmith seperti jadi penyelamat bagi Indiana Pacers. Aksi lemparan tiga poinnya menghasilkan banyak angka.

Situasi menjadi dramatis saat menjelang laga usai, Indiana Pacers untuk pertama kalinya dalam waktu yang panjang, menyamakan kedudukan 125-125.

Saat overtime, kebangkitan Indiana Pacers makin terlihat. Untuk pertama kalinya setelah kuarter pertama, mereka memimpin pada posisi 130-129.

Kedua kubu saling mengungguli di saat-saat ketat itu dengan hanya keunggulan setengah bola. Silih berganti mereka leading dengan keunggulan satu poin sebelum akhirnya Pacers menutup laga itu dengan kemenangan 138-135. (*)


Editor : Zulfirman