DSDABM Siapkan Pembangunan Kolam Retensi Baru untuk Reduksi Genangan di Kota Bandung
Upaya pengendalian banjir di Kota Bandung, kian diperkuat melalui pembangunan dan penambahan kolam retensi di berbagai titik. Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi menyebut, dua kolam retensi yang saat ini sedang diselesaikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Upaya pengendalian banjir di Kota Bandung, kian diperkuat melalui pembangunan dan penambahan kolam retensi di berbagai titik. Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi menyebut, dua kolam retensi yang saat ini sedang diselesaikan.
“Kita ada dua kolam retensi. Yang satu di Cibodas, yang satu lagi di kantor Dinsos di Rancacili. Kalau di kawasan Cibodas, itu kita sudah hampir selesai. Hari ini lagi ada pemeriksaan untuk penyelesaian terakhir. Kalau untuk di kantor Dinsos, pemeriksaan terakhir di tanggal 20 Desember,” kata Rizki Kusrulyadi, Jumat 12 Desember 2025.
Selain itu, pemerintah kota juga tengah mempersiapkan rencana penambahan kolam retensi pada 2026 tahun depan. Namun, rencana tersebut masih bergantung pada ketersediaan lahan.
“Rencananya seperti itu, tapi kita harus melihat ketersediaan lahan karena ada beberapa lokasi yang memang harus kita bangun kolam retensi untuk mereduksi genangan-genangan air,” ucapnya.
Menurut Rizki, rencana awal mencakup pembangunan dua kolam retensi. Meski demikian, baru satu lokasi yang dinilai siap secara lahan. Sementara satu lagi masih terkendala urusan pembebasan lahan.
“Kalau dari rencana, yang ada dua. Tapi dari ketersediaan lahan yang sudah mungkin siap itu baru satu. Yang satu lagi kita masih urusan lahannya. Kita harus bereskan dulu masalah lahannya,” ujar dia.
Lokasi pembangunan yang diperkirakan siap, dikatakan ia berada di sekitar kawasan LPTQ. Namun, akses jalan menuju lokasi tersebut menjadi tantangan tersendiri.
“Ya itu di dekat LPTQ rencananya. Tapi ya itu nanti kita lihat, karena ada beberapa akses jalan yang seharusnya untuk akses masuk belum terbebaskan. Itu juga jadi kendala. Lahannya ada, tapi aksesnya belum,” jelasnya.
Ia berharap, kolam retensi yang dibangun nanti dapat membantu menurunkan risiko genangan di sejumlah kawasan rawan seperti di kawasa. Gedebage, perumahan Inten, perumahan Adipura dan wilayah sekitarnya.
“Kolam retensi ini, nantinya mudah-mudahan bisa mengurangi dampak genangan di sekitar Gedebage, seperti di komplek perumahan Inten, terus kemudian di Adipura. Karena itu nanti akan kita alirkan masuk ke sungai semua genangannya. Kita tampung dulu, masuk ke kolam retensi,” tandas dia.***
Editor : JakaPermana

