Dua Harimau Mati di Kebun Binatang Bandung, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Total

Kebun Binatang Bandung kini kembali menjadi sorotan publik. Tak hanya terkait polemik pengelolaan, belum lama ini dua anak harimau Benggala di sana mati.

Dua Harimau Mati di Kebun Binatang Bandung, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Total
Kabar kematian dua satwa dilindungi itu memicu keprihatinan DPRD Kota Bandung. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya mengatakab, peristiwa tragis tersebut tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa. (ilustrasi/dok)

INILAHKORAN.ID - Kebun Binatang Bandung kini kembali menjadi sorotan publik. Tak hanya terkait polemik pengelolaan, belum lama ini dua anak harimau Benggala di sana mati akibat terpapar virus.

Kabar kematian dua satwa dilindungi itu memicu keprihatinan DPRD Kota Bandung. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya mengatakab, peristiwa tragis tersebut tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa.

"Ini sangat memprihatinkan dan harus menjadi pelajaran penting. Kematian satwa langka seperti harimau tidak bisa dianggap sepele. Meski disebut akibat virus, tetap harus ada evaluasi menyeluruh," kata Edwin, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, kasus tersebut menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap pengelolaan satwa di Kebun Binatang Bandung. Terlebih, sebelumnya sempat terjadi persoalan internal yang berkepanjangan.

Dia pun menyoroti peran Pemkot Bandung yang dinilai harus lebih optimal dalam melakukan pengawasan.

“Pemkot Bandung harus memastikan seluruh hewan dirawat dengan baik. Namun faktanya, hal itu belum sepenuhnya terwujud,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Ke depan, DPRD pun mendorong koordinasi lintas instansi, mulai dari Pemkot Bandung, Kementerian Kehutanan, hingga pengelola Kebun Binatang Bandung untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, Edwin menekankan pentingnya standar perawatan satwa, mulai dari pemberian pakan yang sesuai, kebersihan kandang, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Jangan sampai kejadian ini terulang. Semua pihak harus memastikan satwa di Kebun Binatang Bandung mendapat perawatan yang layak. Ini momentum untuk berbenah,” ujarnya.

Sebelumnya, dua anak harimau Benggala bernama Huru dan Hara mati akibat terpapar virus panleukopenia. Keduanya mengembuskan napas terakhir pada Selasa (24/3/2026) dan Kamis (26/3/2026).


Editor : Doni Ramdhani