Dua Pekan Pintu Gerbang Barat Pemda KBB Ditutup, Ini Alasan Satpol KBB

Lebih dari dua pekan salah satu akses gerbang pintu masuk dari arah barat menuju Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Ngamprah ditutup.  

Dua Pekan Pintu Gerbang Barat Pemda KBB Ditutup, Ini Alasan Satpol KBB
Lebih dari dua pekan salah satu akses gerbang pintu masuk dari arah barat menuju Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Ngamprah ditutup.  

INILAHKORAN, Ngamprah - Lebih dari dua pekan salah satu akses gerbang pintu masuk dari arah barat menuju Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Ngamprah ditutup.  

Alhasil, saat ini akses keluar masuk Kompleks Pemda KBB hanya menggunakan satu pintu, yakni melalui gerbang dari arah selatan yang Jalan Mekarsari yang awalnya hanya sebagai gerbang alternatif.

Padahal, dalam kondisi normal pintu gerbang arah barat biasanya kerap dijaga personel Satpol PP lantaran jadi akses lalu lalang kendaraan masuk ke kantor pemda. 

Namun, sejak 115 honorer Satpol PP diputus kontrak dan dirumahkan gerbang masuk tersebut ditutup dan tidak ada petugas yang jaga. 

Kendati begitu, Kepala Satpol PP KBB Asep Sehabudin menampik jika ditutupnya gerbang masuk ke kompleks Pemda dari arah barat tersebut lantaran imbas dirumahkannya 115 honorer Satpol PP. 

Menurutnya, langkah tersebut diambil lebih kepada untuk pengendalian keluar masuk kendaraan. 

"Bukan karena TKK Satpol PP yang di rumahkan, tapi agar keluar masuk kendaraan dan orang lebih terkendali ketika akses masuk ke Pemda hanya satu gerbang yang dibuka," katanya kepada wartawan.

Ia menyebut, jika akses pintu gerbang masuk utama ke kompleks Pemda KBB bukan dari gerbang yang sekarang ditutup yang berada di akses jalan provinsi. 

"Tapi gerbang utamanya adalah yang masuk dari Jalan Mekarsari di bagian selatan perkantoran," sebutnya.

Sebab, jelas dia, ketika masuk dari Jalan Mekarsari maka wajah perkantoran Pemda KBB terlihat jelas. 

Seperti di sebelah kiri ada Masjid Ash Shiddiq, kemudian di sebelah kanan ada hutan kota dan kompleks perkantoran organisasi perangkat daerah (OPD) dan di bagian atas kantor bupati serta Sekda. 

"Nanti gerbang masuk dari arah Jalan Mekarsari juga akan dilebarkan, hanya sekarang masih terkendala ada satu bangunan rumah yang belum terbebaskan," ujarnya. 

Sementara, tambah dia, untuk gerbang barat yang ada di jalan provinsi hanya sewaktu-waktu akan dibuka ketika ada kegiatan besar yang mengundang massa banyak.

"Seperti upacara hari besar atau kegiatan lainnya," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : Ahmad Sayuti