Dua Perahu Tabrakan di Waduk Cirata, 1 Nelayan Tewas

Kecelakaan di perairan Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, kembali terulang. Dua perahu milik nelayan terlibat tabrakan. Satu nelayan meninggal setelah tenggelam beberapa jam.

Dua Perahu Tabrakan di Waduk Cirata, 1 Nelayan Tewas

INILAH, Purwakarta - Kecelakaan di perairan Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, kembali terulang. Dua perahu milik nelayan terlibat tabrakan. Satu nelayan meninggal setelah tenggelam beberapa jam.

 

Informasi yang diperoleh INILAH, peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (12/2) malam. Diduga tak ada penerangan di masing-masing perahu nelayan menjadi penyebabnya.

 

Kapolsek Maniis AKP Agus Wahyudin menuturkan, kejadian berawal saat perahu sampan bermesin kecil milik seorang nelayan warga Kampung Cisalada, Desa Tegaldatar, atas nama Duduh bin Engkus (55) melaju dari tengah danau menuju daratan.

 

Kemudian, dari arah berlawanan ada perahu dengan mesin berukuran sedang yang dinahkodai Eman beserta dua temannya atas nama Away dan Cecep melaju mengarah ke tengah waduk.

 

"Diduga karena kurangnya penerangan di kedua perahu sehingga akhirnya bertabrakan," ujar Agus kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

 

Agus menjelaskan, jarak terjadinya tabrakan dua perahu ini kurang lebih 30 meter dari tepi danau Cirata dengan kedalaman sekitar 10 sampai 15 meter.  Saat itu perahu mesin milik Duduh yang berukuran kecil, baru saja kembali pulang setelah mengambil hasil ternak. Saat tabrakan terjadi, korban terpental jatuh ke dalam air, termasuk mesin perahunya.

 

"Setelah tabrakan terjadi, Duduh terjebur ke danau. Sedangkan, tiga orang yang berada di perahu lebih besar dalam keadaan selamat," kata dia.

 

Sesaat setelah mendapat informasi hilangnya korban, kepolisian berserta TNI dan masyarakat melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian. Saat itu juga, penyelaman ke dasar air dilakukan. Empat jam kemudian, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

 

"Saat ditemukan di air, korban mengalami luka pada bagian kepala sebelah kanan," ujar dia.

 

Dia menambahkan, sesaat setelah dievakuasi ke darat, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.


Editor : inilahkoran