Dukung Digitalisasi UMKM, Pos Indonesia Hadirkan Platform PosAja UMKM

PT Pos Indonesia resmi meluncurkan PosAja UMKM sebagai sebuah platform digital berbasis enabler yang dirancang untuk mendukung transformasi bisnis pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di era ekonomi digital.

Dukung Digitalisasi UMKM, Pos Indonesia Hadirkan Platform PosAja UMKM
Direktur Utama Pos Indonesia Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman mengatakan, peluncuran PosAja UMKM itu menjadi tonggak strategis dalam perjalanan inovasi dan digitalisasi layanan Pos Indonesia.Kegiatan seremoni di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung itu turut dimeriahkan dengan fashion show produk UMKM dan demo penggunaan langsung fitur Storefront. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - PT Pos Indonesia resmi meluncurkan PosAja UMKM sebagai sebuah platform digital berbasis enabler yang dirancang untuk mendukung transformasi bisnis pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di era ekonomi digital.

Direktur Utama Pos Indonesia Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman mengatakan, peluncuran PosAja UMKM itu menjadi tonggak strategis dalam perjalanan inovasi dan digitalisasi layanan Pos Indonesia.Kegiatan seremoni di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung itu turut dimeriahkan dengan fashion show produk UMKM dan demo penggunaan langsung fitur Storefront.

Menurutnya, PosAja UMKM dirancang untuk mendukung pelaku UMKM, e-commerce seller, dan pebisnis online. Platform ini dihadirkan sebagai solusi digital menyeluruh sekaligus melengkapi kekuatan utama Pos Indonesia di bidang layanan pengiriman.

Berbeda dengan marketplace yang berfokus pada transaksi jual-beli, PosAja UMKM adalah platform enabler yang memungkinkan pelaku UMKM mengelola bisnisnya secara end-to-end, mulai dari manajemen produk hingga pengiriman, dalam satu ekosistem digital.

Pada peluncuran kali ini, pengguna sudah dapat memanfaatkan berbagai fitur utama seperti Kelola Produk; Kelola Kanal Penjualan; Kelola Stok dan Gudang; Kelola Pesanan Layanan; dan Pengiriman Terintegrasi. 
Fitur unggulan yang diperkenalkan adalah Storefront, yaitu layanan yang memungkinkan UMKM untuk membuat dan memiliki website toko online sendiri. 

“Toko online tersebut dapat dibagikan melalui media sosial, aplikasi pesan instan, maupun kanal komunikasi digital lainnya. Dengan fitur ini, UMKM dapat membangun identitas digital mereka, menjangkau pelanggan secara langsung, serta mengelola transaksi secara independen tanpa harus bergantung sepenuhnya pada platform marketplace,” katanya, Selasa 5 Agustus 2025.

Endy menegaskan, peluncuran PosAja UMKM merupakan bagian dari agenda besar transformasi digital perusahaan untuk memperluas peran Pos Indonesia, bukan hanya sebagai penyedia jasa logistik, tetapi juga sebagai mitra digital enabler yang memberdayakan pelaku usaha di seluruh Indonesia.

“Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang relevan, inklusif, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor UMKM,” tambahnya. 

Sementara itu, Direktur Bisnis Kurir & Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun menekankan platform itu dirancang untuk menyederhanakan proses bisnis UMKM dari awal hingga akhir. Pelaku usaha dapat mengelola produk dan pesanan secara digital, membuat toko online sendiri, dan secara langsung terhubung dengan layanan pengiriman milik Pos Indonesia.

“Ke depan, kami akan menghadirkan  fitur omnichannel untuk memungkinkan pelaku usaha mengelola berbagai akun marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan lainnya melalui satu dashboard terpadu. Ini adalah solusi nyata untuk mempercepat transformasi digital UMKM,” ujarnya. 

Sebagai bagian dari roadmap berikutnya, PosAja UMKM akan terus ditingkatkan agar menjadi pusat kendali digital bagi UMKM di seluruh Indonesia. Dengan pendekatan kolaboratif dan teknologi yang terintegrasi, Pos Indonesia berkomitmen menjadi mitra strategis dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional.


Editor : Doni Ramdhani