Pos Indonesia Operasikan Seluruh Armada untuk Lonjakan Kiriman Nataru hingga Distribusi Bantuan Bencana Sumatera

PT Pos Indonesia memastikan kesiapan penuh armada kendaraan dan operasional nasional dalam menghadapi lonjakan kiriman pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 

Pos Indonesia Operasikan Seluruh Armada untuk Lonjakan Kiriman Nataru hingga Distribusi Bantuan Bencana Sumatera
Plt Direktur Utama Pos Indonesia Haris menegaskan, seluruh unit operasional diinstruksikan untuk menyiapkan kendaraan angkut, memastikan kelayakan teknis, serta mengoptimalkan kapasitas line-haul dan kendaraan last-mile untuk mengantar paket agar layanan tetap cepat, tepat, dan tanpa hambatan. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - PT Pos Indonesia memastikan kesiapan penuh armada kendaraan dan operasional nasional dalam menghadapi lonjakan kiriman pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 

Plt Direktur Utama Pos Indonesia Haris menegaskan, seluruh unit operasional diinstruksikan untuk menyiapkan kendaraan angkut, memastikan kelayakan teknis, serta mengoptimalkan kapasitas line-haul dan kendaraan last-mile untuk mengantar paket agar layanan tetap cepat, tepat, dan tanpa hambatan.

Pada apel kesiapan Nataru yang dilaksanakan secara serentak di Kantor Pusat Jakarta, Bandung, seluruh Kantor Pos di seluruh Indonesia, manajemen menegaskan tahun ini Pos Indonesia melakukan penguatan signifikan pada armada operasional.

Menurutnya, seluruh kendaraan didata ulang, dicek kelayakannya, dan ditingkatkan kapasitasnya melalui tambahan armada pendukung. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kiriman e-commerce, pengiriman musim liburan, dan peningkatan aktivitas
transaksi masyarakat di akhir tahun.

Haris didampingi Direktur Human Capital Management Asih Kurniasari Komar pun meninjau War Room 24/7 sebagai pusat pengendalian nasional yang terletak di Kantor Pusat di Bandung dan Kantor Regional 2 Jakarta. War Room akan memonitor pergerakan kiriman dan kondisi armada secara real-time, memastikan tidak ada hambatan dalam alur distribusi.

Dalam kunjungan tersebut, Haris juga menegaskan bahwa pemantauan khusus dilakukan terhadap kiriman bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang saat ini sedang disalurkan melalui Pos Indonesia secara gratis. 

Melalui sistem monitoring terpusat, War Room memastikan seluruh bantuan tiba tepat waktu, aman, dan tidak mengalami hambatan distribusi. 

“Kecepatan dan ketepatan pengiriman adalah kepercayaan. Karena itu kami memperkuat linehaul, armada lastmile, dan seluruh jalur distribusi agar masyarakat mendapatkan layanan terbaik sepanjang musim liburan, termasuk untuk pengiriman bantuan bencana,” ujar Haris.

Untuk memperkuat kualitas distribusi paket, Pos Indonesia meningkatkan koordinasi operasional end-to-end, mulai dari proses sortir, linehaul, hingga pengantaran lastmile. Penggunaan teknologi seperti mesin sortir robotic dan RFID dioptimalkan untuk
mempercepat proses dan meminimalkan kesalahan. 
Dengan langkah ini, perusahaan memastikan setiap paket tiba tepat waktu, termasuk di wilayah dengan peningkatan volume kiriman yang signifikan.

Di lapangan, kesiapan petugas pengantar juga menjadi fokus utama. Pos Indonesia memastikan seluruh petugas didukung dengan per lengkapan yang memadai, rute yang terukur, dan standar kerja yang konsisten. Interaksi layanan yang ramah, akurat, dan profesional diutamakan agar pelanggan merasakan kualitas layanan yang semakin baik selama puncak liburan.

Untuk menjaga kelancaran layanan sepanjang periode libur panjang, Pos Indonesia memastikan armada dan jaringan operasional siap penuh, khususnya di kota-kota dengan aktivitas tertinggi seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Batam.

"Dengan kesiapan ini, Pos Indonesia berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman yang aman, cepat, dan dapat diandalkan seluruh masyarakat Indonesia selama momen Nataru," tegasnya.


Editor : Doni Ramdhani