Dukung GSSK di KBB, Hengky Berharap Pesantren Ikut Serta Urusan Kependudukan
Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mendukung program pembinaan Guru Gerakkan Santri Siaga Kependudukkan (GSSK) di KBB
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mendukung program pembinaan Guru Gerakkan Santri Siaga Kependudukkan (GSSK) di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ia menilai, Guru Gerakkan Santri Siaga Kependudukan di pesantren harus turut berperan aktif dalam mengatasi masalah kependudukan melalui program GSSK di Kabupaten Bandung Barat yang dinilai penting untuk saat ini.
"Program pembinaan Guru Gerakkan Santri Siaga Kependudukkan (GSSK) di Kabupaten Bandung Barat dinilai cukup penting saat ini," katanya.
Baca Juga: Sempat Dapat Pertolongan, Ibu Hamil di Ukraina Dan Bayinya Berakhir Tewas Akibat Serangan Rusia
Menurutnya, kependudukkan merupakan masalah bersama yang membutuhkan kepedulian dari semua pihak, termasuk pesantren menjadi salah satu wahana yang tepat untuk mensosialisasikan masalah kependudukkan.
"Para guru ataupun ustaz yang ada di KBB memiliki peran strategis dalam membentuk dan mengembangkan wawasan dan karakter para santri menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.
Gerakan santri siaga kependudukkan ini, sebut dia, bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR).
Baca Juga: DJ Chantal Dewi Resmi Tersangka, Ternyata Rutin Konsumsi Sabu Sejak 2009
"Saya berharap para santri memiliki pengetahuan yang utuh tentang dampak dan manfaat dari kependudukkan sebagai upaya pembentukkan generasi berencana agar dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian didalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Ia juga berpesan, kepada guru pengajar dan ustaz agar memberikan pemahaman kepada masyarakat Jawa Barat. Terutama masyarakat Kabupaten Bandung Barat tentang keluarga.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar mempunyai komitmen membentuk keluarga yang benar, terencana dan membawa kebaikan.
"Nantinya Bandung Barat Berkah yang diidamkan dan Jabar Juara Lahir Batin bisa terpenuhi dengan adanya keluarga terencana," harapnya.*** (agus satia negara)
Editor : inilahkoran


