Eiger Pasang Sign System di Jalur Pendakian Talaga Bodas

Eiger Adventure memasang sign system atau sistem penanda di jalur pendakian Talaga Bodas, Kabupaten Tasikmalaya.

Eiger Pasang Sign System di Jalur Pendakian Talaga Bodas
Salah satu Sign System yang dipasan eiger di salah satu titik jalur pendakian Talaga Bodas, Kabupaten Tasikmalaya.

INILAHKORAN.IDEiger Adventure memasang sign system atau sistem penanda di jalur pendakian Talaga Bodas, Kabupaten Tasikmalaya. Pemasangan penanda tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, sekaligus edukasi bagi para pendaki yang beraktivitas di kawasan tersebut.


Public Relations Eiger Adventure, Shulhan Syamsur Rijal, mengatakan pemasangan sign system berawal dari gagasan komunitas Eigerian Tasikmalaya yang melihat tingginya aktivitas pendaki di jalur Talaga Bodas. Menurutnya, kawasan tersebut kini menjadi salah satu jalur latihan trekking dan kebugaran yang banyak diminati masyarakat setelah ramai diperbincangkan di media sosial.


"Jalur Talaga Bodas sekarang cukup ramai. Banyak pendaki dari Tasikmalaya, Garut, dan daerah sekitarnya menjadikannya sebagai jalur latihan sebelum mendaki gunung dengan ketinggian di atas 3.000 meter. Jalurnya teduh, pemandangannya bagus, serta memiliki banyak sumber mata air yang karakteristiknya berbeda-beda," ujar Rijal. Sabtu (11/7/2026).


Ia menjelaskan, sign system yang dipasang meliputi penanda sumber air yang layak dikonsumsi maupun yang tidak dapat diminum, papan informasi flora dan fauna endemik di Pos 2, hingga petunjuk jarak dan estimasi waktu tempuh menuju setiap pos pendakian.


Menurut Rijal, keberadaan sistem penanda tersebut diharapkan dapat membantu pendaki memperoleh informasi penting selama berada di jalur sekaligus mengurangi potensi risiko saat melakukan pendakian.


"Kami menyebutnya sign system atau sistem penanda gunung. Tujuannya untuk memberikan edukasi, kenyamanan, dan keamanan bagi para pendaki," katanya.


Eiger berencana memperluas penerapan konsep serupa di sejumlah gunung lain di Indonesia. Dalam waktu dekat, pemasangan sign system akan dilakukan di Gunung Kembang, Wonosobo, yang dikenal sebagai salah satu gunung bebas sampah dan turut dikelola Eiger. Setelah itu, program Gunung bebas sampah ditargetkan hadir di kawasan Gunung Cikuray, Jawa Barat.


"Kami akan melakukannya secara bertahap. Target berikutnya adalah gunung bebas sampah di Jawa Barat yang dikelola bersama Eiger, insyaallah di Cikuray," ujarnya.


Selain trekking dan pemasangan sign sistem, malam harinya peserta diajak pengenalan keterampilan dasar bertahan hidup di alam, teknik fire making menggunakan bow drill, flint and steel, serta ferrocerium menjadi salah satu materi yang disampaikan.


Ketua Komunitas Eigerian Tasikmalaya, Miftah Babol, menyambut baik hadirnya sign system di jalur pendakian Talaga Bodas. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menciptakan ruang beraktivitas yang lebih aman bagi para pecinta alam.


"edukasi kepada pengunjung agar menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan dinilai masih menjadi pekerjaan besar," ujar Miftah.


Meski demikian, ia menilai tantangan terbesar tetap berada pada upaya membangun kesadaran pengunjung agar menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pegunungan secara berkelanjutan.


Pemasangan sign system di Talaga Bodas merupakan rangkaian kegiatan Media Field Journal yang diinisiasi Eiger Adventure sebagai bentuk komitmen mendukung olahraga alam terbuka sekaligus pelestarian lingkungan.


Sebelum kegiatan di Talaga Bodas, peserta yang terdiri atas sekitar 30 jurnalis dari Jakarta dan Bandung, mengikuti panjat tebing di Tebing Citatah 125, Kabupaten Bandung Barat. Di lokasi tersebut, Eiger juga menyampaikan pentingnya menjaga kawasan karst Citatah yang dinilai tengah menghadapi tekanan ekologis dan sosial.


Setelah itu, para peserta diajak mengunjungi pabrik Eiger untuk melihat proses produksi tas yang ditargetkan mencapai 3,5 juta unit sepanjang 2026. Dalam kesempatan itu, Eiger juga menegaskan pemberlakuan garansi seumur hidup untuk seluruh tas yang dibeli melalui toko resmi maupun kanal penjualan daring sejak Juni 2026, tanpa dikenakan biaya perbaikan.***


Editor : JakaPermana