Ini Loh Resep dan Cara Membuat Nasi Ulam Betawi
Sebenarnya membuat nasi ulam betawi sendiri di rumah tidaklah sulit, bahan-bahannya pun mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional atau bakul
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Meski tidak sepopuler nasi uduk, nasi ulam betawi tidak kalah lezatnya disantap untuk sarapan. Sayangnya, nasi ulam betawi sudah sulit ditemui di warung-warung makan. Sebenarnya membuat nasi ulam betawi sendiri di rumah tidaklah sulit, bahan-bahannya pun mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional atau bakul sayur yang biasa lewat depan rumah.
Nasi ulam merupakan hidangan nasi yang dicampur berbagai bumbu dan rempah, khususnya daun pegagan (Centella asiatica) atau kadang diganti daun kemangi, sayuran, dan berbagai bumbu, serta ditemani beberapa macam lauk-pauk. Hidangan ini berasal dari khazanah hidangan Melayu, dan terdapat banyak resep dan variasi yang ditemukan baik di Indonesia maupun Malaysia.
Biasanya nasi ulam ditopping dengan berbagai macam lauk-pauk teman nasi, seperti dendeng, telur dadar, perkedel, tahu goreng, tempe, dan kerupuk. Resep nasi ulam betawi ini diambil dari buku masakan dengan judul "Menu Istimewa Sarapan Keluarga Resep Sepanjang Masa" karya Anggraeni Prabaningrum. Buku ini terbitan PT Terbitan Wahyu Qolbu tahun 2014.
Baca Juga: Resep Nasi Timbel Khas Priangan, Enak Buat Makan Siang
Bahan-bahan:
400 gram nasi putih
150 gram kelapa muda, diparut kasar
3 sdm minyak wijen
Haluskan:
4 siung bawnag putih
3 buah cabai rawit
50 gram ebi, rendam, tiriskan
1 sdm ketumbar
1/2 sdt merica
garam secukupnya
Pelengkap:
Telur dadar secukupnya, iris tipis
Mentimun secukupnya, potong-potong
Daun kemangi secukupnya
Bawang goreng secukupnya.
Cara membuat:
1. Sangrai kelapa hingga kering dan berwarna kecoklatan. Angkat dan haluskan.
2. Tumis bumbu halus sampai harum menggunakan minyak wijen. Masukkan kelapa dan nasi. Aduk hinhha bumbu terserap. Angkat, lalu hidangkan dengan pelengkapnya.
Manfaat:
Nasi yang mengandung karbohidrat kompleks memberi energi untuk beraktivitas. Menu ini tidak berpotensi memicu kegemukan dan aman bagi penderita rematik atau asam urat karena tidak banyak mengandung purin.***
Editor : inilahkoran


