Ekspansi Kapasitas Produksi, PT DI Gandeng BIJB Kertajati
PT Dirgantara Indonesia (DI) menerapkan strategi ekspansi kapasitas produksi. Untuk itu, sinergitas dijalin dengan BIJB Kertajati.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - PT Dirgantara Indonesia (DI) menerapkan strategi ekspansi kapasitas produksi. Untuk itu, PT DI bersinergi dengan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan mengatakan, kolaborasi itu meliputi pengembangan klaster maintenance, repair, and overhaul (MRO), aerostructure, dan unmanned aerial system (UAS), sekaligus memperkuat sinergi pengembangan kawasan industri kedirgantaraan nasional.
Sebagai landasan kerja sama pengembangan kawasan industri kedirgantaraan, PT DI dan PT BIJB Kertajati menandatangani nota kesepahaman mengenai pengembangan kawasan sisi barat Bandara Kertajati.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan dan Plt Direktur BIJB Ronald H Sinaga yang disaksikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Gita meyakini, Bandara Kertajati bisa dibangun suatu industri kedirgantaraan nasional yang tangguh. Pasalnya, di lokasi itu ada manufaktur, ada MRO, ada aerostructure, dan tentunya ini akan menjadi suatu kolaborasi antara industri, pemerintah, pemerintah daerah, dan global partner.
Pengembangan kawasan Bandara Kertajati menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem industri kedirgantaraan yang terintegrasi di Indonesia.
"Pengembangan ini juga menjadi langkah strategis PT DI dalam mendukung peningkatan kapasitas produksi, seiring penugasan pengadaan 80 unit pesawat CN235 dan 30 unit pesawat N219," ujar Gita.
Kehadiran kawasan itu diharapkan mampu mendukung proses komersialisasi N219 sekaligus memperkuat kesiapan sarana dan prasarana produksi PT DI guna menjawab kebutuhan pengembangan industri kedirgantaraan nasional.
Sedangkan, AHY menuturkan penandatanganan MoU itu merupakan kolaborasi strategis kedua belah pihak dalam mendukung kawasan Bandara Kertajati sebagai pusat aktivitas industri kedirgantaraan.
"Hari ini kita menyaksikan penandatanganan MoU antara PT DI dan BIJB sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mengembangkan Kertajati menjadi salah satu hub industri kedirgantaraan nasional," katanya.
AHY menegaskan, pemerintah tidak hanya terus mengupayakan peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara Kertajati, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi.
Secara rinci, ruang lingkup MoU itu mencakup kerja sama pengembangan kawasan sisi barat Bandara Kertajati secara bertahap dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
Pada tahap awal, kedua belah pihak akan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas eksisting, termasuk runway, untuk mendukung kegiatan uji terbang produk PT DI yang meliputi Fixed Wing, Rotary Wing, dan Unmanned Aircraft System (UAS) untuk kebutuhan pertahanan maupun komersial.
Inisiatif itu merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kedirgantaraan yang terintegrasi. PT DI tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga layanan yang komprehensif mulai dari pengujian, sertifikasi, pemeliharaan, dukungan purnajual, hingga life cycle support, guna memperkuat fleet readiness sebagai salah satu keunggulan kapabilitas PTDI dalam mendukung keberlanjutan ekosistem kedirgantaraan.
PT DI dan BIJB berkomitmen menjadikan Kertajati sebagai Integrated Aerospace Hub yang mampu menghadirkan ekosistem kedirgantaraan nasional yang terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan.
Inisiatif itu diharapkan menjadi katalis bagi penguatan rantai nilai industri dirgantara Indonesia, memperluas kolaborasi strategis, mendorong pengembangan teknologi dan sumber daya nasional, serta mempercepat terwujudnya kemandirian industri yang kompetitif di tingkat global.
Editor : Doni Ramdhani

