Elektabilitas Rudy Susmanto Masih Tertinggal dari Jaro Ade, Ini Upaya Iwan Setiawan
Tingkat elektabilitas Rudy Susmanto masih tertinggal dari Jaro Ade. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan mengaku akan terus berjuang untuk mengatrol koleganya tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Tingkat elektabilitas Rudy Susmanto masih tertinggal dari Jaro Ade. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan mengaku akan terus berjuang untuk mengatrol koleganya tersebut.
Berdasarkan Hasil survei LSI Denny JA terbaru Juli 2024, Ade Jaro meraih elektabilitas 45,2%. Dalam simulasi empat nama, Jaro Ade mendapatkan elektabilitas tertinggi 45,2%, Elly Rachmat Yasin 22,5%, Iwan Setiawan 21,4%, sedangkan elektabilitas Rudy Susmanto baru di angka 2,3%.
Walaupun belum ada kepastian, Jaro Ade dan Rudy Susmanto bisa bersanding dalam Pilbup Bogor 2024, namun juga bisa bertanding. Iwan Setiawan mengaku hal itu tergantung sikap DPP Partai Gerindra dan DPP Partai Golkar.
"Partai Gerindra akan berjuang, terkait popularitas dan elaktabilitas (Rudy Susmanto sebagai calon bupati Bogor)," ungkap Iwan Setiawan kepada wartawan, Selasa 23 Juli 2024.
Iwan Setiawan menuturkan, selama 4 bulan ke depan, ia dan jajaran PAC dan Anak Ranting Partai Gerindra akan berjuang dengan keras.
"Kita harus realitas ditengah euforia, beberapa bulan ini Partai Gerindra dan partai politik yang berkoalisi untuk mendongkrak naik popularitas dan elaktabilitas Rudy Susmanto karena survey politik pada hari ini adalah panduan menjelang Pilbup Bogor," tutur Iwan Setiawan.
Mantan Bupati Bogor ini berharap pendamping Rudy Susmanto adalah sosok yang populer dan memiliki elaktabilitas yang baik atau lebih tinggi.
"Kami juga punya kriteria siapa sosok pendamping atau Cawabupnya Rudy Susmanto, beberapa nama ada yang sudah mewacanakan namun itu semua kembali ke masing-masing partai politik," harap alumni Universitas Pakuan tersebut.
Ayah lima orang anak ini menjelaskan DPC Partai Gerindra akan membangun komunikasi dengan lintas partai politik dan juga calon kepala daerah untuk berpasangan dengan Rudy Susmanto.
"Kami sudah berkomunikasi, baik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) maupun yang pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu tidak mendukung Prabowo-Gibran. Tidak ada yang mengintruksikan terkait keharusan berkoalisi di Pilbup Bogor," jelas Iwan Setiawan.
Editor : Doni Ramdhani

