Emil Beri Pernyataan Sejuk di Tengah Korban Banjir

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memantau pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) legislatif dan presiden di tempat pemungutan suara (TPS) 136 dan 137 di Baleendah, Rabu (17/4/2019). 

Emil Beri Pernyataan Sejuk di Tengah Korban Banjir
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meninjau TPS yang terdampak banjir di wilayah Bandung Selatan. Foto: Dani Rahmat Nugraha

INILAH,Bandung- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memantau pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) legislatif dan presiden di tempat pemungutan suara (TPS) 136 dan 137 di Baleendah, Rabu (17/4/2019). 

Sebanyak 218 TPS di Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot direlokasi ke tempat yang lebih aman lantaran sebagian pemukiman warga terendam banjir sejak sebulan lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Ridwan Kamil mengajak masyarakat pasca pencoblosan untuk fokus membangun Indonesia dan bekerja. Serta melupakan kompetisi dan kompak menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

"Kalau ingin jadi bangsa besar, kita lupakan kompetisi setelahnya. Kita fokus membangun Indonesia yang melimpah pekerjaannya, membangun pedesaan lebih maju menjaga kekompakan dan melupakan perbedaan," kata Ridwan, Rabu (17/4/2019).

Ridwan mengatakan,  lima tahun ke depan dibutuhkan kekompakan dan menjaga keutuhan serta terus meningkatkan produktivitas kerja. Dengan harapan seperti itu, maka Indonesia akan lebih baik dan juara.

"Insyallah Indonesia akan lebih baik, maju dan juara. Mari berhimpun lagi, fokus. Tidak usah bahas politik lagi, bangun produktivitas untuk menbangun Jawa Barat lahir batin. Setelah tanggal 17 mah saya fokus bangun Jabar," ujarnya.

Dirinya mengatakan, siapapun yang terpilih nanti merupakan takdir Allah Swt. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu mempertanyakan alasannya. Lebih baik, menerima dan mendukung hasil yang ada.

"Siapapun yang terpilih, itu hakekatnya takdir allah Swt, izin Allah Swt. Tidak usah kenapa, kita terima dan dukung. Semua orang baik," ujarnya. 

Ridwan melanjutkan, berdasarkan hasil pantauannya di beberapa daerah di wilayah Bandung Raya, antusiasme masyarakat untuk datang dan memberikan suaranya ke TPS cukup tinggi. Tingkat partisipasi masyarakat rata rata diatas 70 persen. Hal ini menandakan kepedulian masyarakat terhadap kehidupan berdemokrasi masih cukup tinggi.

"Rata rata diataa 70 persen ini sangat bagus loh. Saya pernah berbincang bincang dengan kawan dari Amerika, disana partisipasi 30 persen saja sudah dianggap bagus. Apalagi ini 70 persen," katanya.

Ridwan melanjutkan, untuk TPS di beberapa daerah di Kabupaten Bandung yang terkena banjir. Semuanya bisa tetap melaksanakan pemungutan suara, karena dipindahkan ke lokasi yang tak digenangi air. Begitu juga dengan masyarakat yang rumahnya masih digenangi air, mereka tetap bisa memyalurkan aspirasinya, karena disediakan perahu untuk antar jemput menuju TPS dan kembali lagi ke rumah atau ke titik titik pengungsian.

"Alhamdulilah berkat kerja keras pak bupati dan jajarannya, semua TPS yang berpotensi terendam bisa dipindahkan ke tempat aman. Begitu juga untuk warga disediakan perahu antar jemput oleh TNI dan Polri. Dari hasil pantauan kami semua berlangsung lancar aman dan kondusif," katanya.


Editor : JakaPermana