Enriko Papa Akui Sudah Dikontak Persib Bandung, Jadi Rebutan Klub ASEAN!
Gelandang Albania Enriko Papa akui sudah dikontak Persib Bandung! Akankah Maung Bandung sukses tikung klub raksasa Thailand dan Malaysia?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Gelandang bertahan asal Albania, Enriko Papa, secara mengejutkan mengaku telah menjalin komunikasi dengan juara bertahan Liga 1, Persib Bandung.
Kabar ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun pemerhati transfer sepak bola, @westblueid, yang mengutip langsung pernyataan eksklusif sang pemain.
Pemain berusia 33 tahun yang berposisi sebagai gelandang tengah (Central Midfielder) tersebut membenarkan bahwa manajemen Pangeran Biru sudah mulai bergerak untuk mengamankan jasanya.
"Ya, Persib telah melakukan kontak," ungkap Enriko Papa secara eksklusif.
Bersaing Sengit dengan Raksasa Thailand dan Malaysia
Langkah Persib Bandung untuk mendatangkan Enriko Papa dipastikan tidak akan berjalan mudah. Performa apik sang pemain membuat sejumlah klub papan atas Asia Tenggara turut kepincut.
Selain Maung Bandung, dua klub raksasa ASEAN lainnya juga dilaporkan siap saling sikut:
Buriram United (Raksasa Liga Utama Thailand)
Selangor FC (Klub papan atas Liga Super Malaysia)
Persaingan segitiga ini diprediksi akan membuat perburuan tanda tangan Enriko Papa menjadi salah satu saga transfer paling panas di bursa transfer kali ini.
Saat ini, Enriko Papa masih berstatus sebagai kapten di klubnya saat ini, FC Botosani. Klub kasta tertinggi Rumania tersebut tampaknya enggan kehilangan jenderal lapangan tengah mereka begitu saja. Botosani dikabarkan sudah menyodorkan proposal perpanjangan kontrak untuk memagari sang kapten.
Menanggapi ketertarikan dari berbagai klub, termasuk Persib Bandung, Enriko Papa mengaku belum mengambil keputusan final. Ia memilih untuk berhati-hati demi masa depan karier dan keluarganya.
"Saya belum memutuskan apa pun — saya sedang mempertimbangkan pilihan terbaik untuk saya dan keluarga saya," pungkasnya.
Editor : Firda Rachmawati


