Erwin Klaim Jumlah Pelanggaran di Kota Bandung Mulai Menurun

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, pelanggaran ketertiban umum di wilayah Kota Bandung mulai mengalami penurunan. Meski begitu, penegakan hukum tetap dilakukan secara rutin dan menyeluruh oleh aparat pemerintah kota.

Erwin Klaim Jumlah Pelanggaran di Kota Bandung Mulai Menurun
Wakil Wali Kota Bandung Erwin

INILAHKORAN, Bandung -Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, pelanggaran ketertiban umum di wilayah Kota Bandung mulai mengalami penurunan. Meski begitu, penegakan hukum tetap dilakukan secara rutin dan menyeluruh oleh aparat pemerintah kota. 

"Dulu saat kami razia di TPU Nagrog, banyak laporan pungli. Sekarang sudah tidak ada lagi. Lalu beberapa laporan warga yang sebelumnya ramai pelanggaran, kini mulai kosong," kata Erwin pada Rabu 13 Agustus 2025.

Ia menyebut, penindakan yang dilakukan juga berdampak pada kasus narkoba. Ia mencontohkan, laporan dari seorang rektor terkait aktivitas penjualan narkoba di sekitar tempat tinggalnya. Setelah ditindaklanjuti oleh aparat, aktivitas tersebut langsung hilang.

Pihaknya juga menyoroti pengawasan tempat hiburan malam. Dalam waktu dekat, Pemkot Bandung akan menutup sejumlah diskotek yang dianggap melanggar ketentuan atau tidak jelas legalitasnya.

"Yang penting mereka mematuhi aturan Pemerintah Kota Bandung. Kalau tidak, akan kami tutup," ucapnya.

Selain itu, razia juga dilakukan terhadap berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Mulai dari peredaran minuman beralkohol ilegal, prostitusi hingga bangunan liar yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan atau tidak sesuai dengan persetujuan bangunan gedung (PBG).

"Alhamdulillah kemarin saya menyegel bangunan di Margahayu. Efeknya, pengurusan izin bangunan di Dinas Ciptabintar meningkat, dan masyarakat jadi lebih berhati-hati," ujar dia.

Guna memperkuat pengawasan, kata ia, Dinas Ciptabintar menambah 30 orang penilik bangunan. Penambahan ini bertujuan agar pengawasan tidak hanya bersifat kuratif, tapi juga preventif.

"Kita ingin masyarakat patuh, bukan takut. Tapi kalau ada yang melanggar, pasti kita tindak," tandasnya. *


Editor : Ahmad Sayuti