Evakuasi Korban Lubang Emas Antam Dihentikan, Polisi Bogor Ungkap Kendalanya

Proses evakuasi korban asap karbon dioksida (CO2) di gua ataa lubang emas di kawasan izin usaha pertambangan PT. Antam Tbk UPBE Pongkor di Desa Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor dihentikan.

Evakuasi Korban Lubang Emas Antam Dihentikan, Polisi Bogor Ungkap Kendalanya
Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna./INILAHKORAN-Reza Zurifwan

INILAHKORAN.ID - Proses Evakuasi korban asap karbon dioksida (CO2) di gua ataa lubang emas di kawasan izin usaha pertambangan PT. Antam Tbk UPBE Pongkor di Desa Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor dihentikan.

Hal itu berdasarkan pertimbangan Basarnas, Tim Rescue PT. Antam Tbk UPBE Pongkor dan Polsek Nanggung, setelah sebelumnya melakukan assesmen dan kajian.

Keputusan penghentian proses Evakuasi korban itu pun disaksikan oleh keluarga para korban, yang merupakan warga Desa Urug, Sukajaya.

"Keputusan kami, proses Evakuasi para korban di lubang atau gua emas di kedalaman 500 hingga 700 dihentikan," kata Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna kepada wartawan, Rabu, 21 Januari 2026.

AKP Ucup Supriatna menuturkan bahwa saat assesmen atau Evakuasi pada Selasa kemarin di dalam lubang atau gua, tim tidak menemukan lagi para korban.

Sementara, identitas korban pun tidak diketahui pasti, karena tidak ada pihak keluarganya yang melapor ke Posko Siaga di Kantor Polsek Nanggung.

"Selain itu, kondisi nyata di 'lapangan', masih ada asap CO2 dan lubang yang mereka masuki itu lubang tikus," tutur AKP Ucup Supriatna.

Sebelumnya, lima orang penambang emas tanpa izin atau gurandil dikabarkan tewas, 2 orang warga Desa Malasari, Nanggung dan 3 orang lainnya warga Desa Urug, Sukajaya.

Proses Evakuasi yang dilakukan tim gabungan juga sangat besar, selain asap CO2, mereka juga rawan tertimbun materiap tanah maupun bantuan.

"Ketika Evakuasi pada hari Minggu lalu, anggota Tim Rescue PT. Antam Tbk UPBE Pongkor yang tertimpa material batu di bagian bahunya hingga terluka saat melaksanakan Evakuasi," terang Java Region CSR dan ER Sub Division Head PT. Antam Tbk UPBE Pongkor Agustinus Koko Susetio.***


Editor : JakaPermana