Fakta-fakta Longsor Mekarsari Pangalengan: Dua Balita Tewas, Enam Rumah Terdampak
Fakta-fakta longsor di Kampung Mekarsari, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dua balita tewas tertimbun longsor akibat hujan deras, enam rumah terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Pangalengan berujung bencana, Minggu (1/2/2026). longsor menerjang Kampung Mekarsari, Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dua balita tewas dalam bencana tersebut.
Fakta-fakta longsor Pangalengan
Lokasi kejadian:
Kampung Mekarsari RT 03 RW 10, Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Waktu kejadian:
Minggu, 1 Februari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.
Penyebab longsor:
Hujan berintensitas tinggi yang membuat struktur tanah di kawasan lereng menjadi labil.
Dimensi longsor:
Longsoran memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan panjang kurang lebih enam meter.
Dampak kejadian:
Material tanah dan batu menghantam permukiman warga di bawah lereng.
Korban meninggal dunia:
Dua anak, yaitu:
- Aldi Alfarik (3 bulan), meninggal dunia di lokasi kejadian
- Rere Revania (5 tahun), meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bedas
Kerusakan bangunan:
- Satu rumah milik Ato (1 KK, 4 jiwa) mengalami kerusakan berat
- Satu rumah kontrakan milik Dasep (1 jiwa) turut terdampak
Penanganan awal:
BPBD Kabupaten Bandung bersama aparat desa dan unsur Muspika melakukan asesmen serta pengamanan lokasi.
Evakuasi warga:
Enam rumah di sekitar lokasi longsor diminta dikosongkan sementara untuk mengantisipasi longsor susulan.
Bantuan logistik:
BPBD menyalurkan alat kebersihan, pacul, sekop, paket makanan siap saji, selimut, dan matras.
Pembersihan material:
Dilakukan secara gotong royong oleh warga dengan pendampingan aparat.
Bupati Bandung Kunjungi Korban longsor
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengunjungi lokasi longsor Kampung Mekarsari, Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan. Dalam kunjungannya, Dadang memastikan Pemkab Bandung segera merelokasi keluarga korban longsor di wilayah tersebut.
Warga di wilayah rawan longsor juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan potensi pergerakan tanah, terutama saat hujan deras. ***
Editor : Gin gin T Ginulur


