Fantagio Bantah Tuduhan Penggelapan Pajak yang Dilayangkan Kim Seon Ho

Agensi Fantagio membantah Kim Seon Ho melakukan penggelapan pajak dengan perusahaan pribadi.

Fantagio Bantah Tuduhan Penggelapan Pajak yang Dilayangkan Kim Seon Ho
Aktor Kim Seon Ho.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini agensi Fantagio dengan tegas membantah tuduhan penggelapan pajak Kim Seon Ho.

Kim Seon Ho yang baru-baru ini mengalami peningkatan popularitas berkat drama hit 'Can This Love Be Translated?', terseret ke dalam kontroversi setelah muncul tuduhan yang mengindikasikan potensi penggelapan pajak yang langsung dibandingkan dengan sesama artis Fantagio, Cha Eun Woo.

Menurut laporan media Korea, Kim Seon Ho, seperti Cha Eun Woo, diduga mendirikan badan usaha keluarga yang beroperasi secara terpisah dari manajemen resminya di bawah Fantagio.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Kim Seon Ho menggunakan rekening bank perusahaan untuk membayar gaji bulanan orang tuanya yang berjumlah ratusan juta won.

Sementara alamat terdaftar perusahaan tersebut dilaporkan sesuai dengan tempat tinggalnya di Yongsan, Seoul, memicu kecurigaan adanya perusahaan fiktif yang didirikan untuk tujuan penghindaran pajak.

Situasi memburuk seiring meningkatnya pengawasan publik, terutama mengingat masalah pajak Fantagio baru-baru ini yang melibatkan Cha Eun Woo, yang sebelumnya dikenai penilaian ulang pajak sebesar 20 miliar KRW.

Sementara Fantagio sendiri dilaporkan diperintahkan untuk membayar denda tambahan sebesar 8,2 miliar KRW.

Menanggapi kontroversi yang semakin meningkat, Fantagio mengakui keberadaan perusahaan keluarga Kim Seon Ho

Namun, agensi tersebut dengan tegas membantah adanya niat penggelapan pajak yang dituduhkan pada Kim Seon Ho

Fantagio menyatakan bahwa perusahaan tersebut didirikan pada Januari 2024 dengan tujuan mengelola aktivitas Kim Seon Ho yang terkait dengan teater, sebelum kontrak eksklusifnya dengan Fantagio pada tahun 2025.

Badan tersebut selanjutnya mengklarifikasi bahwa perusahaan tersebut tidak aktif beroperasi selama lebih dari satu tahun dan menekankan bahwa perusahaan tersebut tidak pernah dimaksudkan sebagai mekanisme penghematan pajak

“Setelah menyadari potensi kesalahpahaman atau masalah hukum, kami telah memulai proses pembubaran perusahaan,” jelas Fantagio dalam pernyataan resmi.

Terlepas dari penjelasan tersebut, para pengamat industri dan netizen sama-sama mempertanyakan apakah Fantagio mengetahui atau bahkan terlibat dalam pengaturan tersebut, terutama mengingat kesamaan antara kasus Kim Seon Ho dan dugaan struktur pajak Cha Eun Woo. 

Karena Fantagio adalah perusahaan publik, para kritikus berpendapat bahwa toleransi terhadap pengalihan pendapatan melalui perusahaan keluarga dapat menimbulkan kekhawatiran serius terkait tata kelola perusahaan dan transparansi pajak.

Hingga saat ini, Kim Seon Ho belum secara pribadi mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi tuduhan tersebut. 

Meskipun belum ada tindakan hukum formal yang dikonfirmasi, kontroversi ini telah memicu perdebatan luas di seluruh industri hiburan Korea tentang struktur pendapatan selebriti, tanggung jawab agensi, dan garis batas yang semakin kabur antara perencanaan pajak yang legal dan dugaan penggelapan pajak.

Apakah masalah ini akan semakin memburuk masih harus dilihat, tetapi untuk saat ini, jaminan Fantagio bahwa perusahaan tersebut "sedang dalam proses pembatalan pendaftaran" telah menjadi poin penting dalam meredakan kekhawatiran publik setidaknya untuk sementara waktu.***


Editor : Irma Nurfajri