Fase Sempurnakan Kekuatan
Igor Tolic beberkan kondisi terkini skuatnya jelang Piala Presiden 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Muhammad Ginanjar
PELATIH Persib, Igor Tolic beberkan kondisi terkini skuatnya jelang Piala Presiden 2026. Pasalnya, turnamen pramusim ini akan bergulir dalam hitungan hari atau tepatnya pada 25 Juli 2026.
Pelatih asal Kroasia ini mengaku masih mencoba mempersiapkan timnya dengan sebaik-baiknya meski saat ini beberapa pemainnya belum bergabung.
Tujuh pemain seperti Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Marc Klok, Thom Haye, Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani dan Ragnar Oratmangoen membela Timnas Indonesia.
Selain itu, Mariano Peralta yang baru diumumkan sebagai rekrutan anyar pun belum bergabung lantaran masih berada di negara asalnya Argentina.
“Kami mencoba yang terbaik, kami mencoba membentuk tim terbaik yang memungkinkan. Setiap hari kami mengecek para pemain. Kami ingin membuat tim yang bagus,” ujar Igor di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Selasa (21/7).
Pelatih berusia 48 tahun ini berencana akan memainkan para pemain mudanya di tiga laga awal fase grup. Sehingga Persib bisa bertanding bisa bermain secara seimbang.
“Karena kami tidak bisa untuk bisa menurunkan tim yang sama bermain setiap tiga hari sekali. Kami bisa saja, mungkin pada bulan September (Liga). Tapi sekarang, kami tidak bisa,” katanya.
Dengan alasan itu, Igor berencana akan membagi waktu para pemainnya di setiap pertandingan yang dijalani di Piala Presiden 2026.
“Jadi, mungkin 45 menit, 60 menit atau mungkin beberapa pemain bermain penuh. Jadi nanti kami akan banyak melakukan rotasi,” bebernya.
Di Piala Presiden 2026, Persib akan membuka laga melawan Arema FC pada 25 Juli 2026. Setelah itu melawan tim asal Brunei Darussalam, Duli Pengiran Muda Mahkota (DPMM) FC pada 28 Juli 2026.
Lalu di laga terakhir fase grup, Persib akan melawan tim asal Singapura, Tampines Rovers FC pada 31 Juli 2026. Ketiga pertandingan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Editor : Inilahkoran

