Fasilitasi Warga Kampung Cijuhung Salurkan Hak Suaranya, PPK Cipeundeuy dan PPS Margaluyu Rela Terobos Rimbunnya Gulma Air
Terik matahari yang membakar kulit tak dihiraukan para penyelenggara Pemilu 2024 dari PPK Cipeundeuy dan PPS Margaluyu untuk memastikan warga di wilayahnya bisa menyalurkan hak suaranya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Terik matahari yang membakar kulit tak dihiraukan para penyelenggara Pemilu 2024 dari PPK Cipeundeuy dan PPS Margaluyu untuk memastikan warga di wilayahnya bisa menyalurkan hak suaranya.
Wilayah KBB yang luas dengan kontur tanah yang beragam dan ekstrem kerap menjadi kendala dalam pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2024 mengingat ada sejumlah desa di KBB berada di kawasan perbukitan hingga harus dijangkau melalui jalur perairan.
Salah satunya Kampung Cijuhung RW 11, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Bandung Barat di mana untuk bisa menjangkau Kampung Cijuhung, para petugas PPK Cipeundeuy dan PPS Margaluyu harus menempuh jarak sekitar 20 kilometer dari kantor Kecamatan Cipeundeuy dengan akses jalan berliku tajam dan licin berisiko menyebabkan kecelakaan.
Tak hanya itu, rimbunnya gulma air menjadi kendala kapal bargas untuk bisa melaju dan melintasi waduk Cirata yang menjadi akses perairan menuju Kampung Cijuhung.
Namun, dengan semangat juang demi tercapainya Pemilu Serentak 2024 yang sukses, mereka pun menerobos gulma air yang menutupi laju kapal bargas tersebut.
"TPS 12 di Kampung Cijuhung ini kendalanya ada pada akses jalan. Untuk bisa sampai ke sana (Kampung Cijuhung) harus melalui jalur perairan untuk akses tercepat. Itu pun kalau tidak ada eceng gondok yang menghalangi," kata Ketua PPK Cipeundeuy, Mansyur Suryana saat ditemui di Kampung Cijuhung, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, KBB, Senin 5 Februari 2024.
Sedangkan kalau melalui jalur darat, jelas Mansyur, dari Kampung Cibungur bisa menghabiskan waktu 2-3 jam itu pun ditempuh dengan jalan kaki.
"Selain itu, cuaca yang kurang bersahabat juga menjadi salah satu kendala baik untuk petugas PPK dan PPS maupun masyarakat dalam melaksanakan berbagai aktivitas," jelasnya.
Kendati demikian, sambung Mansyur, tingginya partisipasi masyarakat Kampung Cijuhung yang tinggi terhadap Pemilu menjadi motivasi tersendiri bagi pihaknya untuk memfasilitasi 294 daftar pemilih tetap (DPT) agar dapat menyalurkan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang.
"Kalau melihat pengalaman yang sudah-sudah, partisipasi pemilih di Kampung Cijuhung ini mencapai 70 persen," sebutnya.
Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari sosialisasi yang juga dilakukan para peserta pemilu yang banyak datang ke kampung yang sekitar 20 kilometer dari pusat pemerintahan Kecamatan Cipeundeuy.
"Kita ke sini pada Februari 2023 saat tahapan pencoklitan dan melihat banyak stiker dan banner peserta pemilu yang terpasang di rumah-rumah warga," ujarnya.
Mansyur menuturkan, kendati hanya ada satu TPS di Kampung Cijuhung. Namun, pihaknya bakal menyiapkan secara matang untuk pendistribusian logistik.
"Kita akan siapkan beberapa alternatif jalan. Tapi, kita akan lihat apakah akan menggunakan akses jalur perairan atau darat," tuturnya.
Namun, sambung Mansyur, jika cuaca ekstrem terjadi saat pendistribusian logistik seperti pada pemilu sebelumnya, pihaknya berencana mendiskusikan logistik dengan berjalan kaki.
"Kita bakal ambil jalan tikus meski menghabiskan waktu antara 2-3 jam," ucapnya.
"Tapi, apapun risikonya pemilu harus tetap terlaksana," tegasnya.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana
