Finishing Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor Capai 30 Persen

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor membeberkan saat ini progres pembangunan Masjid Agung Kota Bogor sudah mencapai 30 persen.

Finishing Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor Capai 30 Persen

INILAHKORAN, Bogor - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor membeberkan saat ini progres pembangunan masjid agung kota bogor sudah mencapai 30 persen.

pembangunan kali ini merupakan tahap akhir yang mengintegrasikan masjid dan Alun-Alun Kota Bogor serta Pasar Kebon Kembang Blok F.

"Saat ini pembangunan masjid agung kota bogor masih on progress, masih on schedule diangka sekitar 30 persen deviasi positif sekitar 1 sekian persen," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina kepada wartawan Selasa (15/8/2023) sore.

Rena memaparkan, saat ini progress pengerjaan melingkupi kegiatan pengecoran pondasi untuk menara Masjid.   

"Setelah pengecoran kering maka tahap selanjutnya mengerjakan menara bagian atas. Kemudian, pengerjaan dilakukan secara pararel sembari mengerjakan pada bagian menara juga mengerjakan pemasangan ubin dan segala macamnya," papar Rena.

"Saat ini masih pondasi untuk menara, masih pasang acian untuk luar bangunan Masjid, intinya finisihing," tambah Rena.

Rena juga mengatakan, pekerjaan yang paling berat pada masjid agung kota bogor adalah pada bagian Menara dan interior.   

"Karena masih on schedule kami optimis, 8 Desember 2023 Selesai," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Muhammad Hutri, mengatakan, pembangunan saat ini, diprioritaskan membangun menara, dilanjut ke penataan interior. 

"Yang pasti sekarang prioritas membangun menara, fasad, termasuk audio juga, dan interior," terang Hutri.

Hutri mengatakan, ke depan akan dibuat akses integrasi antara Masjid Agung, Alun-Alun, dan Pasar Kebon Kembang Blok F. Ketiganya berada dalam satu wilayah yang berdekatan. Tak hanya itu, sambung dia, pembangunan jalur pedestrian Masjid Agung juga dilaksanakan tahun ini secara berbarengan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, pembangunan tahap akhir masjid agung kota bogor memakan anggaran Rp 33 miliar. Dia pun akan berkantor di Masjid Agung untuk melakukan pengawasan. 

"pembangunan baru mulai, nanti saya akan bergeser ke sana minggu depan. Jadi masih fokus penataan jalur pedestrian Pasar Kebon Kembang Blok C dan D dengan anggaran Rp 10 miliar. Selain itu, pembangunan trotoar di Jalan Nyi Raja Permas dengan anggaran Rp 6 miliar," tuturnya.

"Jadi kawasan ini akan menjadi kawasan integrasi, yang bersih. Tidak ada pedagang kaki lima (PKL) di bulan Desember," pungkas Bima.

Diketahui, pembangunan masjid agung kota bogor dimulai sejak 2015 dengan bantuan Rp50 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Namun, 2016 pembangunan terhenti lantaran dua kali mengalami gagal lelang proyek. Pada 2017, proyek pembangunan dihentikan karena Inspektorat Jabar menemukan ketidaksesuaian proses pekerjaan dengan rencana awal pembangunan

Pada 2018, pengerjaan kembali dilakukan Pemkot Bogor dengan anggaran Rp 8,6 miliar. Pengerjaan tersebut, menghasilkan bangunan fisik mencapai 65 persen. Pada 2019, Pemkot Bogor kembali menyiapkan anggaran Rp 15 miliar untuk pembangunan. Namun, Puslitbang Perumahan dan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan audit konstruksi Masjid Agung pada 2019 yang mengharuskan pembangunan dihentikan sementara.

Audit yang seharusnya sudah keluar pada tahun tersebut baru diterima Pemkot Bogor pada 2020. Hasilnya, kontruksi tidak dapat menopang atap dengan beban berat yang mengharuskan pembuatan struktur baru. Pada APBD 2021, DPRD Kota Bogor bersama TAPD menganggarkan Rp31,4 miliar dan pada APBD 2022 dianggarkan Rp26 miliar.(Rizki Mauludi)***


Editor : JakaPermana