Forkom Perguruan Tinggi Bogor Minta ke Ketua DPRD Kota Bogor Alokasikan Beasiswa
Forum Komunikasi atau Forkom Perguruan Tinggi Bogor minta Ketua DPRD Kota Bogor mengalokasikan anggaran beasiswa untuk mahasiswa yang tinggal di Kota Bogor. Hal itu diungkapkan Forkom Perguruan Tinggi saat menemui Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Forum Komunikasi atau Forkom Perguruan Tinggi Bogor minta Ketua DPRD Kota Bogor mengalokasikan anggaran beasiswa untuk mahasiswa yang tinggal di Kota Bogor. Hal itu diungkapkan Forkom Perguruan Tinggi saat menemui Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil.
"Bangsa ini bisa maju kalau pendidikan maju. Level pendidikan yang bisa membuat bangsa maju adalah level perguruan tinggi," ungkap Rektor Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor Ending Mujahidin mewakili Forkom Perguruan Tinggi Bogor dalam keterangan tertulis, Jumat 19 September 2025.
Mujahidin melanjutkan, angka partisipasi kasar perguruan tinggi (APK PT) masih rendah. Data terakhir APK PT hanya 31 persen.
"Dari sekitar 18 ribu calon lulusan SMA/SMK, sekitar 12 ribu diantaranya tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Mereka tidak melanjutkan ke perguruan tinggi karena masalah finansial," tambah Mujahidin.
Mujahidin menjelaskan, mereka yang mendaftar di perguruan tinggi, banyak yang mengajukan beasiswa.
"Banyak yang mengajukan beasiswa tapi banyak yang tidak bisa dikabulkan. Di UIKA sendiri pada 2025, dari 260 pendaftar beasiswa hanya 64 yang dikabulkan," jelasnya.
Pernyataan Mujahidin diamini semua pimpinan perguruan tinggi swasta. Selanjutnya, Forkom Perguruan Tinggi Bogor mengusulkan kepada DPRD agar mengalokasikan beasiswa bagi penduduk Kota Bogor yang tidak mampu minimal sebanyak 1000 orang. Kisaran uang kuliah 4-5 juta per semester.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil meminta agar forum menindaklanjuti dengan segera mengajukan proposal.
"Proposal itu sebagai dasar untuk mengalokasikan anggaran," tutur Adit yang diamini Wakil Ketua III Dadang Iskandar Danubrata, Ketua Komisi I Karnain Asyhar dan Ketua Komisi IV Ence Setiawan.
Adityawarman menjelaskan, DPRD sedang merencanakan bantuan untuk siswa SMP yang tidak tertampung di sekolah negeri.
"Ada bantuan untuk siswa yang masuk ke SMP swasta. Kewenangan kami maksimal sampai SMP. Yang lain tidak wajib. Untuk mahasiswa harus kami dukung juga," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

