Forkopimda Bebenah Cisadane dan Gencarkan Edukasi Setop Buang Sampah ke Sungai dan Pilah Sampah
Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi menegaskan, ke depan pihaknya akan terus kolaborasi baik dengan Pemkot Bogor dan komunitas, tentunya terus melakukan kegiatan serupa diantaranya memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai Cisadane.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan bebenah Cisadane di Bendung Empang, Kecamatan Bogor Barat, Minggu 14 Januari 2024.
Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi menuturkan, dari Korem, Pemkot Bogor, dan relawan sungai Cisadane bersama-sama kolaborasi menyusuri aliran sungai Cisadane.
"Nanti berbagai macam imbauan, termasuk pasang banner untuk tidak buang sampah di sungai Cisadane. Tapi kenyataannya sampai hari ini, saat kami susuri, masih banyak masyarakat yang buang sampah rumah tangga di sungai Cisadane," ungkap Faisol.
Faisol berharap, pihaknya ke depan akan terus kolaborasi baik dengan Pemkot Bogor dan komunitas, tentunya terus melakukan kegiatan serupa diantaranya memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai Cisadane.
"Saat ini kita sedang darurat dan sedang berperang melawan sampah. Kami berharap semua pihak sama-sama ambil peran, walaupun hanya sedikit, tapi yakin apa yang dikerjakan akan bermanfaat jika kerjakan bersama-sama. Kami sudah punya pengalaman sebelumya di Tuban atau Lampung, kedepan kami coba pindahkan teknologi itu kesini. Dimana kami akan coba buat semacam tungku pembakaran sampah, yang akan kami gelar di sepanjang bantaran sungai Cisadane," tuturnya.
Faisol menjelaskan, sehingga masyarakat yang awalnya membuang sampah ke sungai, nanti dikoordinasikan untuk buang di tungku pembakaran. Seluruhnya TNI/Polri 160 orang termasuk pegiat sungai Cisadane.
"Otomatis kami berikan reward buat semua pihak yang membantu kegiatan ini," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan pihaknya harus memberikan perhatian lebih kepada sungai Cisadane. Sebbab, Cisadane iitu memenuhi kebutuhan hampir 80 persen sumber air baku Kota Bogor.
Jadi, masyarakat Kota Bogor dari sumber air baku menjadi air yang layak dikonsumsi masyarakat, itu kan lebih murah, lebih sehat. Karena itu masyarakat jangan membuang sampah ke sungai Cisadane.
"Kami juga kan harus tetap memilah mana yang namanya apa limbah, ada limbah rumah tangga, limbah pabrik dan sebagainya. Kemudian juga layak untuk kita cintai, ditingkatkan kesadarannya. Kita bersama pelihara, seperti kita memelihara apa namanya sesuatu yang kita sayangi. Sungai itu sudah memberikan banyak untuk kita dan kita juga harus memberikan timbal balik kepada Cisadane dengan sikap perilaku tidak buang sampah lagi dan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah," tuturnya.
Dedie menjelaskan, petunjuk tempat pembuangan sampah ini ini tuh belum ada pada pemukiman sini, tadi juga ada pemberian penghargaan kepada enam tokoh masyarakat yang berada di sepanjang sungai Cisadane dalam menjaga kelestarian sungai Cisadane.
"Nah, nanti akan ada program dengan Korem dengan Kodim, untuk mulai membuat sebuah terobosan tentang bagaimana sampah dikelola. Tadi sudah diarahkan pada 6 titik prioritas, hal ini akan menjadi langkah awal kami untuk mulai membenahi, agar kesehatannya lebih baik, kemudian bisa mendidik masyarakat daerah di Muara Pasir Jaya, Gunung Batu dan Panaraga untuk memilah sampah," pungkasnya. (rizki maulludi)
Editor : Doni Ramdhani

