Foto Story: Mendobrak Fashion Jam Tangan dengan Kearifan Nusantara
Bagi Pala Nusantara, fungsi jam tangan sebagai fashion mengubah pandangan masyarakat bahwa jam tak melulu harus berbahan logam atau plastik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Seringkali dalam beraktivitas untuk mengetahui waktu kita tidak bisa jauh dari benda kecil bernama jam tangan. Bagi Pala Nusantara, fungsi jam tangan sebagai fashion mengubah pandangan masyarakat bahwa jam tak melulu harus berbahan logam atau plastik.
Dengan menggunakan bahan kayu sonokeling dan maple, Pala Nusantara memproduksi jam tangan yang unik dengan sentuhan motif khas Indonesia seperti motif Toraja, Jawa, Baduy, ayam cemani, merak hijau, mega mendung dan lainnya. Hal detail seperti aksen dan motif di jam itu menjadikan ciri khas Pala Nusantara berbeda dengan jam lainnya yang berbahan dasar serupa.
Dalam sebulan, industri rumahan yang berdiri pada 2017 ini mampu memproduksi jam kayu sebanyak 900 unit. Untuk harganya sendiri dijual di rentang Rp400.000 hingga Rp2 juta, tergantung jenis dan bahan yang dipakai.
Saat pandemi Covid-19 melanda, dampak ekonomi pun otomatis ikut menerpa Pala Nusantara. Beruntung, para pendiri sejak 2019 telah bergabung sebagai mitra UMKM binaan Bank Indonesia. Bantuan seperti pembinaan, jaringan serta pendampingan bisnis membuat Pala Nusantara mampu bertahan dari keterpurukan.
Dibalik semua itu peran kreativitas dan inovasi serta mempertahankan budaya Nusantara membuat mereka mampu bersaing dengan industri serupa di Indonesia, bahkan bukan tidak mungkin mampu dihargai negara-negara lain.***(syamsuddin nasoetion)
Editor : inilahkoran


