Gagal Isi Kekosongan BTS, Harga Saham HYBE Terus Turun
Harga saham HYBE terus turun selama BTS menjalani wajib militer, meski miliki artis banyak mereka gagal mengisi kekosongan BTS.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
inilahkoran - Selama semua member BTS menjalani Wajib militer, diketahui Harga Saham HYBE terus menurun.
Pada hari Jumat, 5 Juli 2024, DAOL Financial Group menyesuaikan target Harga Saham HYBE dari Rp3,3 juta menjadi Rp3 juta, dengan alasan penurunan penjualan album dan mengantisipasi kinerja kuartal kedua yang tidak memenuhi ekspektasi.
Laporan yang dianalisis oleh peneliti DAOL Financial Group, Kim Hye Young, mengaitkan penyesuaian tersebut dengan penurunan penjualan secara umum meskipun ada risiko album oleh IP besar seperti SEVENTEEN, NewJeans, dan TXT.
Selain itu, penerbitan 'ASTRA: Knights of Veda' oleh HYBE IM juga berkinerja di bawah ekspektasi.
Peneliti Kim Hye Young mencatat, "bahkan selama masa jeda Wajib militer BTS, album solo telah dirilis, menunjukkan stabilitas kinerja yang kuat yang bertentangan dengan praktik industri tradisional."
"Tahun ini menandai pergeseran generasi ke dalam IP, dan laba operasi diperkirakan akan sedikit menurun dibandingkan tahun lalu," jelasnya.
Akibatnya, kinerja HYBE pada kuartal kedua diperkirakan tidak akan mencapai konsensus pasar.
Total laba operasi tahun ini diproyeksikan mencapai Rp3,19 triliun, Turun 8% dari tahun lalu yang mencapai Rp3,49 triliun.
Kim Hye Young memperkirakan bahwa Harga Saham HYBE akan mulai naik mulai kuartal keempat.
Dia mempertahankan opini investasi "beli", dengan menyatakan, "Jin BTS menyelesaikan wajib militernya pada bulan Juni, dan diharapkan albumnya akan dirilis pada kuartal keempat."
"Mulai saat ini, ekspektasi terhadap aktivitas grup secara keseluruhan dapat menyebabkan potensi kenaikan Harga Saham," lanjutnya.***
Editor : Irma Nurfajri

