Bisa Dicoba! Ini Pola Diet yang Pas untuk Pecinta Sayur dan Buah
Vegetarisme dan veganisme adalah versi paling populer, yang membatasi produk hewani karena alasan kesehatan, etika, dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Diet nabati dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Vegetarisme dan veganisme adalah versi paling populer, yang membatasi produk hewani karena alasan kesehatan, etika, dan lingkungan.
Namun, pola makan nabati yang lebih fleksibel juga ada, seperti pola makan flexitarian, yaitu pola makan nabati yang memungkinkan makan produk hewani dalam jumlah sedang.
Baca Juga: Waduhh..DInkes Garut Tangani Pasien Diduga Omicron
Cara kerjanya: Ada banyak jenis vegetarisme, tetapi sebagian besar melibatkan menghilangkan semua daging, unggas, dan ikan. Beberapa vegetarian mungkin juga menghindari telur dan produk susu.
Pola makan vegan mengambil langkah lebih jauh dengan membatasi semua produk hewani, serta produk turunan hewani seperti susu, gelatin, madu, whey, kasein, dan albumin.
Tidak ada aturan yang jelas untuk diet flexitarian, karena ini adalah perubahan gaya hidup daripada diet.
Ini mendorong makan sebagian besar buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian tetapi memungkinkan protein dan produk hewani dalam jumlah sedang, menjadikannya alternatif yang populer.
Baca Juga: Sempat Beredar Video Syur Mirip Nagita Slavina, Begini Penjelasan Polisi
Banyak kelompok makanan yang dibatasi kalorinya tinggi, jadi membatasinya dapat membantu penurunan berat badan.
Penurunan berat badan: Penelitian menunjukkan bahwa pola makan nabati efektif untuk menurunkan berat badan.
Sebuah tinjauan dari 12 studi termasuk 1.151 peserta menemukan bahwa orang-orang dengan pola makan nabati kehilangan rata-rata 4,4 pon (2 kg) lebih banyak daripada mereka yang memasukkan produk hewani.
Plus, mereka yang mengikuti pola makan vegan kehilangan rata-rata 5,5 pon (2,5 kg) lebih banyak daripada orang yang tidak makan pola makan nabati.
Baca Juga: Dinkes Tangani 10 Anak Alami KIPI Pasca Divaksin Covid-19
Pola makan nabati kemungkinan membantu penurunan berat badan karena cenderung kaya serat, yang dapat membantu Anda tetap kenyang lebih lama, dan rendah lemak berkalori tinggi.
Manfaat lain: Pola makan nabati telah dikaitkan dengan banyak manfaat lain, seperti penurunan risiko kondisi kronis seperti penyakit jantung, kanker tertentu, dan diabetes. Mereka juga bisa lebih ramah lingkungan daripada diet berbasis daging.
Kelemahan: Meskipun pola makan nabati itu sehat, mereka dapat membatasi nutrisi penting yang biasanya ditemukan dalam produk hewani, seperti zat besi, vitamin B12, vitamin D, kalsium, seng, dan asam lemak omega-3.
Baca Juga: Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi
Pendekatan flexitarian atau suplementasi yang tepat dapat membantu menjelaskan nutrisi ini.***
Editor : inilahkoran


