Keringat Berlebih dan Bau Bikin Risih? dr Farhan Zubedi: Hambat Keringat dengan Bahan Ini!

Keringat Berlebih dan Bau Bikin Risih? Dokter Farhan Zubedi: Hambat Keringat dengan Bahan Ini! bercampur dengan bakteri yang menyebabkan

Keringat Berlebih dan Bau Bikin Risih? dr Farhan Zubedi: Hambat Keringat dengan Bahan Ini!
Keringat Berlebih dan Bau Bikin Risih? dr Farhan Zubedi: Hambat Keringat dengan Bahan Ini!

INILAHKORAN, Bandung - Apakah kalian termasuk orang yang risih dengan keringat berlebih pada ketiak?

Apalagi ditambah keringat tersebut bercampur dengan bakteri yang menyebabkan timbul rasa bau tidak sedap.

Seringkali kita menyiasati bau tersebut dengan memakai deodorant, padahal itu hanya menyamarkan bau saja tapi tidak mengurangi jumlah keringat.

Baca Juga: Angin Puting Beliung Porakporandakan Puluhan Rumah Terdampak, Kecamatan Bogor Utara Tebar Terpal

Baca Juga: Foto: Uji Emisi Kendaraan Dinas di Lingkungan Pemprov Jabar

Dokter sekaligus konten kreator, dr Farhan Zubedi dalam akun Tiktokya, farhanzubedi menjelaskan bahwa keringat yang bau berlebih disebabkan oleh bakteri pada ketiak.

“Apokrin atau kelenjar keringat sebenarnya tidak meninggalkan bau, tapi karena ada bakteri saja jadi bau,” jelas dr Farhan Zubedi.

Solusinya adalah mengurangi jumlah apokrin pada ketiak dengan menggunakan produk deodorant berbahan antiperspirant.

Baca Juga: Tanda Tanya Besar di Kabupaten Bogor, Darimana Pelajar SMP Negeri 1 Cibinong Tertular Covid 19?

Baca Juga: Lakukan 3 Kebiasaan Hidup di Usia 20-an, Dijamin Kamu Bebas dari Fase Quarter Life Crisis!

Antiperspirant berfungsi untuk menghambat produksi keringat berlebih pada ketiak.

Lalu menurutnya menggunakan deodorant juga malah menambah masalah pada ketiak. Karena ada bahan-bahan kimianya, kulit ketiak menjadi hitam

“Apalagi sering ditemui deodorant yang malah membuat baju menjadi kuning,” tutupnya.***(Lia Kamilah)

 


Editor : inilahkoran