Meninggal Dunia Mendadak Karena Henti Jantung, Putri Nurul Arifin Dikebumikan di San Diego Hills Karawang

Mendiang Maura Magnalia Madyaratri putri Nurul Arifin dikebumikan di Mantion Lotus L32 nomor 9, pemakaman umum San Diego Hills, Karawang

Meninggal Dunia Mendadak Karena Henti Jantung, Putri Nurul Arifin Dikebumikan di San Diego Hills Karawang
Meninggal Duni Mendadak Karena Henti Jantung, Putri Nurul Arifin Dikebumikan di San Diego Hills Karawang

INILAHKORAN, Bandung – Mendiang Maura Magnalia Madyaratri putri Nurul Arifin dikebumikan di Mantion Lotus L32 nomor 9, pemakaman umum San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Nurul Arifin dan suaminya Mayong Suryo Laksono mengantarkan ke pemakaman putri tercinta mereka pada Rabu, 26 Januari 2022.

Pemakaman anak pertama anggota DPR RI itu dihadiri banyak pelayat untuk memberi penghormatan terakhir kepada Maura.

Baca Juga: Tak Akan Tuntut Tubagus Joddy, Faisal: Anak Saya dan Almarhumah Gak Akan Kembali, Mau Apa Lagi?

Dalam prosesi pemakaman tersebut para pelayat menghaturkan doa untuk Maura. Pemakaman dipimpin langsung oleh Prodiakon Arif Rumantir.

Terlihat seluruh pelayat menteskan air mata mereka melepas kepergian Maura yang begitu mengejutkan.

Pasalnya, Maura meninggal dunia mendadak akibat henti jantung di kediaman orangtuanya.

Sebagai seorang ayah Mayong Suryo Laksono tak bisa menahan kesedihannya ditinggal putri tercinta, yang wafat dalam usia 27 tahun 5 bulan.

Baca Juga: Jaden Smith Beri Isyarat Ini Terkait Rumor Perankan Miles Morales Versi MCU, Netizen: Masih Banyak Aktor Lain!

"Memang aneh tidak semestinya orangtua menguburkan anaknya, ini hal yang ironis, lebih pantas anak yang mengubur orangtuanya,” ucap Mayong Suryo Laksono dikutip dari PMJ News, Rabu, 26 Januari 2022.

“Tapi kali ini entah Maura memilih jalannya sendiri dan Tuhan mendahului kami semua pada usia 27 tahun 5 bulan,” imbuhnya.

Mayong mengaku sebagai orang tua, dirinya tak bisa berbuat apa-apa lantaran ini telah menjadi suratan bagi putrinya itu.

Baca Juga: Jelang Persib vs Persikabo, Ezra Walian Haus Kemenangan di Laga Pertamanya

"Kami sebagai orangtua tidak bisa menghalangi jadi harus merelakan Maura untuk pergi,” ucap Mayong dengan mata yang berkaca-kaca.

Mayong pun mengahturkan ucapan terima kasih kepada para pelayat yang hadir dan mengantar kepergian Maura. Dia bersyukur Maura memiliki kawan-kawan yang begitu setia kepadanya.

“Ternyata Maura, teman SD, SMP, SMA, teman main, teman hobi, dan lainnya. Jadi aneka macam undangan para pelayat yang hadir dari kemarin hingga hari ini. Sekali lagi terima kasih atas kesetiaan menantikan ini semua,” ucap Mayong.

Baca Juga: Catat! 5 Rekomendasi Drama Korea yang Tayang Februari, Song Kang dan Park Min Young Paling Ditunggu

“Kita sama-sama akan mengikuti proses melepas kepergian anak pertama kami yang segera akan menemukan dunianya segera akan menemukan surganya segera akan bergaul bermain dengan malaikat malaikat," sambungnya.

Maura Magnalia Madyaratri meninggal dunia di meja makan rumah orangtuanya. Menurut Nurul Arifin, Maura masih berada di meja makan saat mereka hendak kembali ke ruang tidur rumahnya di waktu malam atau dini hari.***


Editor : inilahkoran