8 Cara Alami Mengatasi dan Mencegah Serangan Migrain Menurut Ahli
Ingin meredakan migrain secara alami? Ketahui 8 metode efektif mulai dari terapis kompres es, suplemen magnesium, hingga aromaterapi di sini!
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sensasi berdenyut hebat saat migrain yang kerap disertai mual serta sensitivitas terhadap cahaya dapat mengganggu aktivitas harian secara signifikan.
Meskipun obat-obatan medis sering menjadi pilihan utama, ada berbagai metode alami yang terbukti secara klinis dapat membantu meredakan gejala sekaligus mengurangi frekuensi serangan migrain.
Mengutip pandangan kesehatan dari Healthline, berikut adalah 8 cara alami yang dapat Anda terapkan untuk meredakan migrain:
1. Gunakan Kompres Dingin atau Es
Menerapkan kompres dingin atau ice pack pada dahi, pelipis, atau leher merupakan salah satu cara tercepat untuk mengurangi nyeri migrain. Suhu dingin bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah (vasokonstriksi) dan memperlambat sinyal rasa sakit yang dikirimkan ke otak. Tempelkan kompres es yang dibungkus kain selama 15 menit.
2. Konsumsi Magnesium yang Cukup
Kekurangan mineral magnesium sering dikaitkan dengan frekuensi munculnya migrain yang lebih sering. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium atau makanan kaya magnesium—seperti alpukat, pisang, dan sayuran hijau—dapat membantu mencegah timbulnya serangan.
3. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Dehidrasi merupakan salah satu pemicu utama timbulnya migrain. Ketika tubuh kekurangan cairan, volume darah dan keseimbangan elektrolit terganggu. Pastikan Anda minum air putih yang cukup sepanjang hari untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
4. Manfaatkan Aromaterapi Minyak Esensial
Aromaterapi menggunakan minyak esensial seperti lavender dan peppermint efektif membantu meredakan ketegangan. Menghirup aroma minyak lavender selama serangan migrain dapat mengurangi rasa sakit dengan cepat. Sementara itu, mengoleskan minyak peppermint loji (10% menthol) di area pelipis dapat mengurangi rasa nyeri dan mual.
5. Lakukan Pijatan Ringan pada Area Kepala dan Leher
Pijatan lembut (massage) pada area kulit kepala, pelipis, leher, dan bahu membantu melancarkan sirkulasi darah serta mengendurkan otot-otot yang tegang. Pelepasan ketegangan otot ini secara langsung dapat meringankan intensitas denyutan migrain.
6. Istirahat di Ruangan Gelap dan Hening
Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia) dan suara (fonofobia) adalah gejala umum migrain. Saat serangan mulai terasa, segera beristirahat atau tidur sejenak di ruangan yang gelap, sejuk, dan tenang. Langkah ini membantu menenangkan sistem saraf yang sedang terstimulasi berlebihan.
7. Kelola Stres dengan Latihan Relaksasi
Stres emosional dan fisik merupakan faktor pemicu migrain yang paling sering dilaporkan. Menerapkan teknik relaksasi secara rutin—seperti latihan pernapasan dalam (box breathing), meditasi, atau yoga—dapat menurunkan kadar hormon stres dan mencegah munculnya serangan migrain.
8. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu
Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui dapat memicu serangan migrain pada individu yang sensitif. Hindari atau batasi konsumsi minuman beralkohol, kafein berlebih, makanan pemanis buatan, serta daging olahan yang kaya nitrat. Mencatat di harian makanan (food diary) sangat berguna untuk mengidentifikasi pemicu pribadi Anda.
Editor : Firda Rachmawati

