Jelang Ramadan Tiba, Ini yang Harus Dipersiapkan Kata Buya Cecep
Cecep Taufikurrohman atau Buya Cecep mengatakan, minimal ada tiga hal penting yang harus dilakukan umat muslim menjelang bulan Ramadan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Akademisi Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) Cecep Taufikurrohman atau Buya Cecep mengatakan, minimal ada tiga hal penting yang harus dilakukan umat muslim menjelang bulan Ramadan tahun ini.
"Pertama, niat dan berdoa kepada Allah. Doanya adalah, Ya Allah berikanlah keberkahan kepada kami di bulan rajab dan syaban dan sampaikanlah usia kami ke bulan Ramadan tahun ini. Ada yang mengatakan hadits tentang doa tersebut lemah (dhoif). Tetapi, selama hadits tersebut tidak terkait halal dan haram sesuatu, maka doa tersebut tetap bisa kita amalakan. Doa pakai Bahasa Sunda saja boleh, maka doa pake hadist dhoif tidak boleh," imbuh Buya Cecep sapaan akrabnya, Kamis 17 Maret 2022.
Menurut Buya Cecep, urgensi doa di atas adalah merupakah sebuah permohonan agar Allah memberi kesempatan kepada semua orang (kita) untuk ibadah di bulan Ramadan. Bisa jadi, seseorang hidup di bulan Rajab dan Syaban, begitu dekat Ramadan, ia meninggal dunia.
Baca Juga: Shin Ha Kyun dan Won Jin Ah Akan Tampil Bareng di Sitkom, Ini Judulnya
"Jadi kita meminta keberkahan kepada Allah SWT di bulan Rajab dan Syaban, dan agar Allah memberikan umur agar kita bisa masuk bulan Ramadan dan ibadah di bulan Ramadan," kata Buya Cecep.
Persiapan kedua, kata Buya Cecep, mempersiapkan pengetahuan tentang ibadah shaum Ramadan. Ibadah shaum Ramadan itu bukan hanya persoalan berhenti makan dan minum pada saat Adzan Subuh berkumandang dan buka ketika Adzan Maghrib, tetapi ia juga terkait nilai dan etika yang dikandungnya.
"Kalau fiqih, kan hanya sebatas soal pembatasan makan dan minum, hubungan intim dengan isti di siang hari. Adapun nilai spiritual Ramadhan terkait dengan misalnya bagaimana orang berpuasa tapi tetap korupsi, berpuasa tapi tetap membuat hoax di media sosial. Itu tidak membatalkan ibadahnya secara fiqih, tetapi ia tidak dapat apa-apa. Ia hanya mengosongkan perut, tapi nilai spiritual dari saumnya tidak ada," ucap Buya Cecep, yang juga lulusan Al-Azhar, Mesir itu.
Baca Juga: 3 Amalan di Malam Nisfu Syaban, Semua Dosa Diampuni, Hajat Bakal Dikabulkan!
Ketiga, perencanaan kebaikan. Misalnya, target Ramadhan tahun ini apa? Ingin khatam Alquran berapa kali? Ingin mengeluarkan harta berapa? Mau menolong siapa? Mau itikaf dimana? Semua kebaikan itu harus diniatkan dari awal.
"Segala niat harus direncanakan dari awal. Sebab kebaikan itu kalau diniatkan dapat pahala satu, kalau niat itu benar-benar dilakukan, maka dapat dua pahala," pungkasnya. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


