Gegara Cuitan Andi Arief, 100 M Trending di Twitter

Cuitan politisi Partai Demokrat Andi Arief yang menyebutkan bayaran Yusril Ihza Mahendra hingga Rp100 milyar ramai di twitter

Gegara Cuitan Andi Arief, 100 M Trending di Twitter
Andi Arief/Twitter/@AndiArief

INILAHKORAN,Jakarta- Media sosial Twitter tengah diramaikan dengan trending 100 M.
Hal ini disinyalir karena cuitan kader Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut Yusril Ihza Mahendra meminta bayaran Rp100 miliar, namun pihak Demokrat tidak menyanggupinya.

Hingga berita ini dirilis, kata 100 M telah lebih dari 49 ribu kali ditweet di media sosial twitter.

Sebelumnya, politisi Partai Demokrat, Andi Arief melalui akun twitternya membongkar harga bayaran yang diminta Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi kuasa hukum.

Melalui akun twitter @Andiarief__ dia mengatakan partainya akan menghadapi Yusril soal judicial riview yang diajukannya.

"Begini Prof @Yusrilihza_Mhd, soal gugatan JR pasti kami hadapi. Jangan khawatir," cuit Andi Arief.

Masih dalam cuitan yang sama, Andi membongkar nominal bayaran Yusril jika ingin menjadikannya seorang pengacara.

Baca Juga: Yusril Minta Bayaran Mahal untuk Jadi Pengacara, Said Didu: Wuih Rp 100 Milyar?

Mencengangkannya, Andi Arief menyebut bayaran Yusril mencapai ratusan milyar. Sehingga, menurutnya Partai Demokrat tak sanggup membayar Yusril jadi pengacara.

"Kami cuma tidak menyangka karena Partai Demokrat tidak bisa membayar tawaran anda 100 Milyar sebagai pengacara, anda pindah haluan ke KLB Moeldoko," ungkap Andi Arief.

Diketahui Yusril Ihza Mahendra telah ditunjuk sebagai kuasa hukum empat eks kader partai Demokrat untuk melakukan uji materi terhadap AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 ke Mahkamah Agung.

Adapun keempatnya adalah eks Ketua DPC Partai Demokrat Ngawi Isnaini Widodo, eks Ketua DPC Partai Demokrat Bantul Nur Rakhmat Juli Purwanto, eks Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal Ayu Palaretins, dan eks Ketua DPC Partai Demokrat Samosir Binsar Trisakti Sinaga.***(Yosep Saepul Ramdan)


Editor : inilahkoran