Gegara Surat Edaran DPPKB, Kepsek SDN Polisi 4 Akui Banyak Ayah Mengambil Rapor Anaknya

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Polisi 4, Nurul Nur Hidayah mengatakan, banyak ayah mengambil rapor anak setelah Kota Bogor menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.2/6957-DPPKB Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.

Gegara Surat Edaran DPPKB, Kepsek SDN Polisi 4 Akui Banyak Ayah Mengambil Rapor Anaknya
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Polisi 4, Nurul Nur Hidayah mengatakan, banyak ayah mengambil rapor anak setelah Kota Bogor menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.2/6957-DPPKB Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.

INILAHKORAN.ID - Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Polisi 4, Nurul Nur Hidayah mengatakan, banyak ayah mengambil rapor anak setelah Kota Bogor menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.2/6957-DPPKB Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.

Diketahui, SE tersebut merupakan turunan dari SE Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor di Sekolah. Bahwa selama ini, sebelum adanya surat edaran tersebut, pengambilan rapor cenderung dilakukan oleh para ibu. Sejak diterbitkannya edaran tersebut, pihak sekolah gencar melakukan sosialisasi dan menyampaikan informasi kepada para orang tua.

"Kebetulan orang tua siswa SDN Polisi 4 sebagian ada yang bekerja jauh. Namun, ketika kami menyampaikan imbauan dari pusat dan Kota Bogor, alhamdulillah para ayah menyempatkan hadir untuk pengambilan rapor. Tadi saya lihat di kelas-kelas banyak ayah yang hadir, yang biasanya pengambilan rapor dilakukan oleh ibu," ungkap Nurul.

Nurul menjelaskan, bahwa dari kegiatan ini terlihat banyak siswa yang merasa senang dan bangga karena rapornya diambil langsung oleh ayahnya. Termasuk Adylla, siswi kelas V yang rapornya diambil langsung oleh Wali Kota Bogor bersama istrinya Yantie Rachim.

"Pak Wali tadi masuk ke kelas untuk mengambil rapor Adylla karena memang Adylla sudah tidak memiliki ayah. Beliau juga bertanya tentang kondisi Adylla dan lainnya. Adylla kelas V A dan merupakan anak yang berprestasi," terang Nurul.

Nurul membeberkan, bahwa surat edaran ini sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.

"Ini sangat baik, karena banyak ayah yang pulang malam dan jarang bertemu anak. Ketika ayah hadir mengambil rapor, anak merasa bangga, apalagi didampingi ibunya," bebernya.

Untuk diketahui, Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah merupakan bagian dari program unggulan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak serta mengatasi fenomena fatherless atau kurangnya kehadiran ayah di Indonesia.***


Editor : JakaPermana