Geger, Puluhan Bekas Botol Miras Menggantung di Tiang Listrik Alun-alun Karawang

Puluhan botol bekas minuman beralkohol bikin geger warga Kabupaten Karawang. Pasalnya, botol bekas minuman alkohol itu digantung di tiang listrik.

Geger, Puluhan Bekas Botol Miras Menggantung di Tiang Listrik Alun-alun Karawang
Puluhan botol bekas minuman beralkohol bikin geger warga Kabupaten Karawang. Pasalnya, botol bekas minuman alkohol itu digantung di tiang listrik.

INILAHKORAN.ID- Puluhan botol bekas minuman beralkohol bikin geger warga Kabupaten karawang. Pasalnya, botol bekas minuman alkohol itu digantung di tiang listrik jalan Tuparev yang merupakan pusat kota karawang Kelurahan Nagasari, Kecamatan karawang Barat. Pemkab karawang melalui Satpol PP berkali-kali akan menindak para pelakunya namun tidak pernah berhasil.


Warga karawang sebelumnya dibuat geger karena menemukan banyak botol bekas minuman alkohol yang sengaja digantung di tiang listrik jalan Tuparev. Jalan tersebut menjadi tempat nongkrong anak muda karawang setiap malam hari, apalagi malam libur mereka nongkrong hingga menjelang pagi.


Namun belakangan aksi para remaja ini semakin berani karena meninggalkan bekas botol minuman ditiang listrik. Karena banyak warga karawang yang melintas di jalan Tuparev hingga akhirnya aksi anak muda menaruh botol bekas minuman alkohol menarik perhatian hingga viral di media sosial.


Ketika dikonfirmasi Kepala Satpol PP karawang, Basuki Rahmat mengatakan botol bekas minuman alkohol digantung di tiang listrik dalam jumlah banyak, setelah mereka pesta miras sebelumnya. Usai pesta miras botol yang sudah kosong air alkoholnya kemudian digantung ditiang listrik. "Mereka melakukan pesta miras secara sembunyi-sembunyi. Modus ini buat petugas kami kecolongan ketika melakukan pengawasan," kata Basuki Rahmat, Selasa (30/6/26).


Menurut Basuki petugas pernah melakukan pengawasan di tempat anak muda nongkrong di warung angkringan yang berjajar disepanjang jalan Tuparev. Namun ketika datang petugas situasi terlihat kondusif karena para anak mudah bersikap normal. Namun setelah petugas pergi mereka kemudian berkumpul dan pesta miras. "Mereka kemudian pesta miras hingga menjelang pagi kemudian bubar," katanya.


Basuki mengatakan setelah kejadian botol bekas minuman digantung ditiang listrik pengawasan tempat nongkrong anak muda akan diperketat. Bahkan pihaknya melibatkan pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, kepolisian hingga TNI. ***


Editor : JakaPermana