Gelar Produk dan Temu Bisnis Ajang Promosi Produk UMKM Juara
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jabar melaksanakan Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara di 27 kabupaten/kota. Kegiatan ini sebagai rangkaian dari program unggulan Dinas KUK Provinsi Jawa Barat yakni UMKM Juara atau UMKM Naik Kelas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jabar melaksanakan Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara di 27 kabupaten/kota. Kegiatan ini sebagai rangkaian dari program unggulan Dinas KUK Provinsi Jawa Barat yakni UMKM Juara atau UMKM Naik Kelas.
Program unggulan tersebut sejalan dengan misi Pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat yakni meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi umat yang sejahtera dan adil melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan pusat-pusat inovasi serta pelaku pembangunan.
Kepala Dinas KUK Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji menyampaikan, program UMKM naik kelas bertujuan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha. Indikasi UMKM naik kelas yaitu yang telah memiliki karakteristik entrepreneur ditandai dengan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
"Seleksi program UMKM Juara dilakukan secara online dan sekitar 3000 pendaftar yang lolos 2500 peserta. Mereka yang lolos dibina dan didamping oleh pendamping UMKM yang berjumlah 236 orang selama 6 (enam) bulan. Selama masa pendampingan ini mereka pun dilibatkan dalam Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara,” ujar Kusmana.
Kusmayana sampaikan, kegiatan ini telah digelar pada 11 kabupaten/ kota di Jabar, yakni Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Subang, Bandung Barat, Karawang, Garut dan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Kota Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Indramayu. Gelar produk di kabupaten/ kota diikuti masing-masing 100 peserta UMKM Naik Kelas masing-masing Kota dan Kabupaten di Jabar.
Dia mengklaim, kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari pemerintah daerah di kabupaten/kota. Untuk terbukti dari kehadiran bupati/wali kota pada hampir semua kegiatan Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara.
Dia contohkan, di Kabupaten/ Kota Sukabumi dihadiri Bupati Marwan Hamami dan Walikota Achmad Fahmi, Kabupaten Bandung Barat dihadiri Bupati dan Wakil Bupati AA Umbara dan Hengky Kurniawan, Kabupaten Subang dihadiri Bupati H. Ruhimat, Bupati Karawang Cecilia Nurahyana, Kota Tasikmalaya Budi Budiman, Kabupaten Indramayu dihadiri Bupati Supendi.
Kehadiran pejabat tinggi di Kabupaten/ kota pada kegiatan Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara menunjukkan bentuk kepedulian pemerintah daerah bagi pengembangan, pemberdayaan dan pembangunan UMKM di kabupaten/ kota. Para pejabat tinggi pemerintah kabupaten/ kota tersebut sangat menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka beranggapan, masalah utama yang dihadapi UMKM setelah permodalan adalah pemasaran atau promosi.
Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara ini sangat tepat dilaksanakan terutama guna membangun keberanian dari para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Selama ini banyak UMKM yang kurang PD dengan produk-produknya. Kegiatan ini diharapkan jadi kawah candradimuka bagi mereka untuk mengenalkan produknya, memperbaiki produknya dan berinteraksi dengan masyarakat luas
"Promosi atau pemasaran ini mahal sekali dan sulit bagi pelaku UMKM. Adanya kegiatan ini menjadi terobosan penting bagi pelaku UMKM dalam mempromosikan produknya serta mengenalkan produknya kepada masyarakat luas. Kita berharap, pelaku UMKM khususnya peserta UMKM Juara memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya,” papar Kusmana.
Sementara itu, salah satu peserta UMKM Juara Kabupaten/kota Rini Sundari Nur Annisa antusias mengikuti kegiatan tersebut. Pemilik Kain Perca Katumbiri Kota Tasikmalaya ini menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama untuk bermitra dengan sesama pelaku UMKM lainnya.
Selain itu, dengan temu bisnis UMKM juara, dia bisa langsung berkonsultasi dengan pihak buyer maupun mitra perbankan, lembaga keuangan, PKBL, BUMN/ D yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang dan berharap bisa terus mengikuti pameran seperti ini. Saya juga ingin berpameran di luar provinsi Jawa Barat maupun ke luar negeri. Tujuannya untuk uji produk saya, apakah produk saya diminati oleh konsumen atau tidak,” tuturnya.
Selanjutnya, program UMKM Juara ini, selain fasilitas yang akan diberikan pendampingan dan pelatihan oleh tenaga ahli dibidangnya selama 6 (enam) bulan, temu bisnis, gelar produk para UMKM Juara akan diseleksi untuk mengikuti benchmarking bagi umkm yang progresnya meningkat selama pendampingan.
Indikator yang digunakan untuk melihat UMKM Juara yakni peningkatan omzet dan aset, memiliki mindset kewirausahaan yang benar dalam menumbuhkembangkan bisnis, menerapkan manajemen yang strategik, melakukan digitalisasi bisnis dengan menggunakan teknologi serta memanfaatkan akses pasar, perizinan, pembiayaan dan media. Terpenting, melakukan inovasi produk serta berdaya saing.
Selain pameran di kabupaten/ kota dan luar provinsi, bagi UMKM Juara yang berhasil mencapai indikator-indikator tadi, mereka akan diikut serta dalam pameran luar negeri berdasarkan hasil penilaian dan kurasi produk UMKM oleh tim. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : Bsafaat

