Generasi Z Diminta Kesbangpol Terus Mengenang Bandung Lautan Api

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung Andri Darusman menyampaikan, pentingnya generasi muda untuk mengenang peristiwa heroik Bandung Lautan Api.

Generasi Z Diminta Kesbangpol Terus Mengenang Bandung Lautan Api
Peristiwa Bandung Lautan Api, menurutnya bukan sekadar catatan sejarah. Melainkan semangat perjuangan yang harus diwariskan agar tidak hilang ditelan zaman. (yogo triastopo)

INILAHKORAN.ID - Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung Andri Darusman menyampaikan, pentingnya generasi muda untuk mengenang peristiwa heroik Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946.

Peristiwa Bandung Lautan Api, menurutnya bukan sekadar catatan sejarah. Melainkan semangat perjuangan yang harus diwariskan agar tidak hilang ditelan zaman.

“Pengorbanan para pejuang seperti AH Nasution dan Mohammad Toha harus menjadi motivasi bagi anak muda untuk melanjutkan semangat perjuangan dalam kehidupan modern, baik di bidang pendidikan, karier maupun organisasi masyarakat,” kata Andri, Jumat 27 Maret 2026.

Menurutnya, Kesbangpol Kota Bandung setiap tahun menggelar berbagai kegiatan memperingati Bandung Lautan Api. Mulai dari upacara resmi, lomba bertema sejarah hingga pertunjukan teatrikal yang menggambarkan suasana perjuangan rakyat Bandung saat membakar kota demi menolak pendudukan sekutu.

Selain itu, Kesbangpol juga bekerja sama dengan kecamatan dan kelurahan melakukan pembinaan serta sosialisasi kepada generasi muda. “Mereka kita ajak, agar kelanjutan perjuangan ini bisa berlanjut ke depannya. Seperti pejuang dulu, jangan patah semangat,” ucapnya.

Andri menilai, tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan masa lalu. Distraksi dari teknologi, dan media sosial menjadi tantangan tersendiri. Namun di sisi lain, media sosial juga bisa menjadi sarana efektif menyebarkan nilai-nilai perjuangan.  

Pemkot Bandung turut menjaga situs bersejarah seperti Tugu Bandung Lautan Api di Tegalega. Situs tersebut, tidak hanya menjadi simbol perjuangan. Tetapi juga ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan ekonomi, olahraga dan kebudayaan.

“Ada UPT (unit pelaksana teknis) dari Disbudpar agar situs ini terus terawat dan menjadi pengingat nyata bagi generasi muda tentang peristiwa besar yang pernah terjadi di Bandung,” ujar dia.

Andri juga mengaitkan semangat Bandung Lautan Api dengan visi Kota Bandung, yakni Bandung Utama yang unggul, terbuka, amanah, maju dan agamis. Menurutnya, generasi muda yang memahami sejarah akan lebih siap menjaga kondusivitas kota sebagai modal dasar pembangunan.

“Kondusivitas kota harus terjaga agar Bandung tetap menjadi pusat pemerintahan, budaya dan pariwisata,” tandasnya.  

Dengan berbagai upaya tersebut, pihaknya berharap generasi muda tidak hanya mengenang Bandung Lautan Api sebagai sejarah. Tetapi juga menjadikannya inspirasi berkarya, dan berkontribusi bagi masa depan Kota Bandung.


Editor : Doni Ramdhani