Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Pemprov Jabar Siapkan Sejumlah Skema Permodalan Usaha Mikro

Sekda Jabar Herman Suryatman mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah skema permodalan usaha mikro guna menggerakkan ekonomi masyarakat.

Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Pemprov Jabar Siapkan Sejumlah Skema Permodalan Usaha Mikro
Selain bank bjb dengan program KUR super mikro untuk perorangan dan program Kredit Mesra bagi kelompok usaha, Pemprov Jabar juga tengah melobi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti Mandiri, BNI, BRI dan lainnya, untuk membuka skema permodalan usaha mikro. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Sekda Jabar Herman Suryatman mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah skema permodalan usaha mikro guna menggerakkan ekonomi masyarakat.

Selain bank bjb dengan program KUR super mikro untuk perorangan dan program Kredit Mesra bagi kelompok usaha, Pemprov Jabar juga tengah melobi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti Mandiri, BNI, BRI dan lainnya, untuk membuka skema permodalan usaha mikro.

Harapannya, dengan skema permodalan usaha mikro itu masyarakat Jabar dapat memiliki sumber pembiayaan dengan beban bunga yang ringan untuk mulai membangun, maupun mengembangkan usahanya ke depan. Sehingga tentunya kata dia, dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka pengangguran di Jabar.

Terutama pada pemberdayaan perempuan, melalui vokasional peningkatan kapabilitas menjadi wirausahawan baru di skala kecil.

“Kami sedang siapkan skema nanti ada alokasi seperti kredit mesra, tapi kita kasih subsidi bunga sehingga lebih ringan dan menggairahkan ekonomi perempuan terutama yang mengembangkan usaha di super mikro,” ujar Sekda Herman di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 16 Juli 2024.

Selain program Kredit Caang yang kini kata Sekda Herman juga tengah dimatangkan, untuk membantu pembiayaan permodalan masyarakat. Lagi-lagi dengan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan, sesuai target visi dan misi RPJPD 2005-2025 yakni menjadikan Jabar provinsi termaju di Indonesia.

“Seperti apa desainnya, ini sedang kami bahas. Jadi kredit yang berbasis kerakyatan akan kita optimalkan, ditambah lagi Kredit Caang. Yang mudah-mudahan bisa memberikan subsidi bunga. Sehingga masyarakat, satu sisi bankable, sisi lain sangat ringan. Mudah-mudahan 3-5 persen jasanya. Sangat membantu masyarakat kecil. Ini ikhtiar kecil, tapi In Syaa Allah dampaknya signifikan,” pungkasnya. 


Editor : Doni Ramdhani