Gerbrakan Lurah Muda, Gotong Royong Bebersih Ciliwung

Belum sepekan dilantik, para lurah muda sudah terjun melakukan giat bebersih Ciliwung dalam rangka menyambut hari Lingkungan Hidup pada Minggu (23/6/2019) siang. 

Gerbrakan Lurah Muda, Gotong Royong Bebersih Ciliwung
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Belum sepekan dilantik, para lurah muda sudah terjun melakukan giat bebersih Ciliwung dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup. 

Alhasil, ratusan kantong sampah berhasil diangkut dari aliran air Ciliwung dari berbagai wilayah Kota Bogor yang dilintasi sungai Ciliwung. Diketahui, bebersih Ciliwung ini bagian penting dari program naturalisasi Ciliwung yang di usung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Terpantau, para lurah yang terjun ke aliran sungai Ciliwung diantaranya Lurah Panaragan Abdul Manan Tampubolon, Lurah Pabaton Andry Sinar Wahyudianto dan  Lurah Sempur Marrisa terjun di wilayah Sempur. Sementara Lurah Sindang Sari Eka Deri Rahmat Irawan terjun di wilaya Sindang Sari hingga Sindang Rasa serta Lurah Sukasari Dicky Iman Nugraha terjun di wilayahnya sendiri.

Lurah Sukasari Dicky Iman Nugraha mengatakan, pihaknya suda dua kali menggelar kegiatan bebersih Ciliwung bersama warga dan para pemuda Sukasari.

"Harapan saya dengan kegiatan bebersih Ciliwung ini disamping bertujuan menormalisasi Ciliwung untuk meningkatkan kualitas air kembali. Yang terpenting mengkampanyekan pola hidup bersih bagi masyarakat khususnya disepanjang sungai," ungkap Dicky kepada INILAH, Minggu (23/6/2019).

Dicky melanjutkan, kalau untuk mengkampanyekan pola hidup bersih, secara masif sudah dilakukan oleh banyak stake holders. Denga ikut sertanya kaula muda bebersih Ciliwung bisa disebut kampanye cukup efektif.

"Saya bersama-sama karang taruna akan konsisten melakukan giat bersih-bersih ini. Hasilnya dihari ini menghasilkan 24 karung sampah selama beberapa jam saja. Saat ini warga sudah sadar tidak membuang sampah ke sungai, karena dari data sebelumnya kegiatan bisa menghasilkan 100 karung sampah," tutur Dicky.

Terpisah, Lurah Pabaton Andry Sinar mengatakan, dirinya bersama lurah Panaragan Manan Tampubolon memberikan bantuan bebersih Ciliwung di wilayah Sempur, pihaknya menerjunkan 15 orang warga dan aparatur kelurahan.

"Dilakukan perbantuan karena wilayah atau titik utama Kecamatan Bogor Tengah di wilayah Sempur dan aliran sungai cukup panjang. Disetiap kecamatanyang dilintasi Ciliwung juga dilakukan giat serupa secara serentak," tutur Andry.

Sementara itu, Camat Bogor Tengah Agustiansyach mengatakan, giat kali ini diinisiasi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka menyambut hari lingkungan. Dari hulu di Cisarua sampe ke hilir di Jakarta serentak digelar giat bebersih Ciliwung. Kegiatan di Sempur terun 627 relawan dari Pramuka, karang taruna dan warga.

"Total ada 8.000 relawan yang terjun giat bebersih sepanjang sungai Ciliwung di Bogor Raya. Kami berhasil mengangkat ratusan kantong sampah yang terbawa arus air dari hulu, karena wilayah Sempur titik penumpukan sampah sudah sangat berkurang," ungkap Agus.

Agus melanjutkan, Satgas Naturalisasi Ciliwung, Lurah, Komunitas Peduli Ciliwung , berperan besar dalam menumbuhkan kesadaran warga tidak membuang sampah ke aliran sungai.

"Saya harap kedepannya tidak ditemukan lagi sampah-sampah di Ciliwung dan program naturalisasi Ciliwung akan lebih digencarkan oleh kami," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Doni Ramdhani