Google Minta Karyawan di Dublin Kerja dari Rumah
Alphabet, induk perusahaan Google, meminta sekitar 8.000 karyawan di kantor pusat Eropa, di Dublin, Irlandia, bekerja dari rumah sebagai tindakan pencegahan setelah ada karyawan yang melaporkan memiliki gejala mirip flu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Dublin - Alphabet, induk perusahaan Google, meminta sekitar 8.000 karyawan di kantor pusat Eropa, di Dublin, Irlandia, bekerja dari rumah sebagai tindakan pencegahan setelah ada karyawan yang melaporkan memiliki gejala mirip flu.
Mengutip Reuters, keputusan itu diambil beberapa hari setelah Irlandia, pada Sabtu lalu (29/2/2020), mengonfirmasi kasus pertama virus corona, dan menutup sekolah siswa yang terinfeksi.
Menteri Kesehatan Irlandia, Senin malam (2/3/2020), mengatakan bahwa negara itu hanya memiliki satu kasus yang dikonfirmasi.
Virus corona, yang muncul di China pada akhir Desember, telah menyebar ke lebih dari 60 negara dan telah menewaskan lebih dari 3.000 orang, dengan lebih dari 86.000 orang terinfeksi.
"Kami terus mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan tenaga kerja kami, dan sebagai bagian dari upaya itu kami telah meminta tim Dublin kami untuk bekerja dari rumah besok," kata juru bicara Google.
Sumber di perusahaan mengatakan bahwa 'karena kewaspadaan' staf yang telah melakukan kontak dekat dengan individu tersebut diminta untuk bekerja dari rumah sampai mereka memiliki kejelasan tentang risiko tersebut.
Google menolak untuk mengomentari status individu tersebut saat ini, demikian laporan Reuters. (inilah.com)
Editor : JakaPermana


