Gotong Royong Gunung Picung Tebar 2.000 Ekor Ikan di Sungai Cigamea
Pemerintahan Desa Gunung Picung bersama relawan, Diskanak Kabupaten Bogor, UPT Balai Benih Ikan, TNI/Polri, dan komunitas menebar ikan di Sungai Cigamea.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintahan Desa Gunung Picung bersama Relawan Susur Sungai (Resus), Diskanak Kabupaten Bogor, UPT Balai Benih ikan Kabupaten Bogor, TNI/Polri, dan unsur komunitas praktisi lingkungan serta masyarakat lainnya menjadi pelopor generasi penerus cinta lingkungan.
Mereka menebar 2.000 ekor bibit ikan di Sungai Cigamea, Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kamis (30/4/2026).
"Hari ini kami menebar bibit ikan sebanyak 2.000 ekor yang ditebar di Sungai Cigamea. Semoga kepedulian lingkungan hidup ini bisa terus kita lakukan," ujar Kepala Desa Gunung Picung Abdul Rohim.
Abdul Rahim menuturkan, ke depan jajaran Pemdes Gunung Picung akan membuat ecovillage dan ketahanan berbasis alam demi bisa menjaga ekosistem.
"Manusia dengan alam itu memiliki hubungan yang sangat kuat. Artinya, tidak bisa dipisahkan hingga kita pun harus menjaga alam, agar alam juga menjaga kita,” tuturmya.
Dia berharap, dengan adanya tebar bibit ikan terus berkelanjutan bisa menjadi motivasi bagi Masyarakat sekitar untuk bisa menjadi pelopor cinta dan peduli terhadap lingkungan.
"Pelestarian lingkungan hidup merupakan hal penting dalam menjaga bumi, air dan udara dalam menunjang keberlangsungan hidup manusia," harapnya.
Dia menambahkan, perairan dari hulu sungai sampai ke hilir atau daerah irigasi merupakan ekosistem yang perlu dijaga, termasuk menjaga potensi sumber daya perikanan yang cukup beragam.
Sementara itu, Bhabinkantibmas Desa Gunung Picung Bripka Hikmah Hidayatulloh mengatakan dirinya sangat mengapresiasi dan terus mengawal para teman-teman Pemdes Gunung Picung dan pihak lainnya yang ikut berkegiatan hari ini.
"Teruslah peduli terhadap lingkungan hidup dan melakuman aksi nyata seperti hari ini karena dengan lestarinya alam dapat mendatangkan keuntungan secara ekonomi bagi masyarakat, sementara dengan terjadinya kerusakan lingkungan hidup bakal mendatangkan kerusakan dan bencana," kata Hikmah.
Editor : Doni Ramdhani
