Harga Kedelai dan Plastik Makin Mahal, Perajin Tahu Kelimpungan
Kenaikan harga kedelai dan kemasan plastik semakin diluar kendali. Perajin tahu mengaku bingung karena keuntungan yang didapat semakin tipis.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kenaikan harga kedelai dan kemasan plastik semakin diluar kendali. Perajin tahu mengaku bingung karena keuntungan yang didapat semakin tipis.
Kenaikan harga kedelai dan kemasan plastik semakin di luar kendali. harga kedelai naik Rp2.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp9.200 menjadi Rp11.200 per kilogram.
Salah satu perajin tahu, Ani, di Dusun Kepuh, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat mengaku bingung karena kenaikan harga kedelai sejak masuk bulan puasa. Namun setelah Lebaran harga kedelai bukan turun malah terus naik.
"Biasanya setelah Lebaran harga akan kembali turun. Namun sekarang harga kedelai malah terus naik membuat keuntungan kami semakin tipis," kata Ani, Selasa (7//4/26).
Menurutnnya, hal yang membuat perajin tahun semakin bingung kenaikan harga kedelai saat ini disertai juga dengan kenaikan harga plastik kemasan tahu.
Biasanya perajin tahu membeli kemasan plastik seharga Rp50 ribu per kilogram plastik. Namun, saat ini harga plastik mencapai Rp100 ribu per kilogram.
"harga kedelai terus naik sekarang harga plastik ikut naik. Biaya produksi naik jadi membingungkan kami," katanya.
Kenaikan biaya produksi tidak lantas pengrajin menaikan harga. Bahkan untuk mengecilkan ukuran tahu juga tidak bisa karena para pedagang di pasar menolak menjual tahu ukuran kecil.
"harga tahu masih tetap seperti sebelumnya yaitu Rp500 per biji. Kami memilih untuk menunggu keadaan jadi lebih baik yaitu harga turun kembali kembali," katanya.
Ani mengaku setiap pekan dia belanja kedelai sebanyak 2,5 ton. Dengan kedelai 2,5 ton untuk produksi tahu selama 6 hari. Sekali produksi menghabiskan sekitar 5 sampai 6 kuintal kedelai.
"Ada beberapa jenis tahun yang kami produksi seperti tahu Bandung, tahu goreng, dan tahu potong," katanya.
Meski terus bertahan di tengah kenaikan kedelai dan plastik, Ani mengaku waswas karena mendengar kabar harga kedelai dan plastik akan kembali naik. Dia mengaku pasrah jika harga kembali naik seperti dugaan para perajin tahu.
"Saya cuma bisa menunggu saja. Kalau harga kedelai dan plastik terus naik saya tidak bisa apa-apa, pasrah aja kemana nantinya," tambahnya.
Editor : Doni Ramdhani

