Haru Suandharu Dorong 383 RW di Kota Bandung Harus Bisa Mengolah Sampah Sendiri
Cawalkot Haru Suandharu mendorong 383 RW di Kota Bandung harus bisa mengolah sampah dan menjadi kawasan bebas sampah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Cawalkot Haru Suandharu mendorong 383 RW di Kota Bandung harus bisa mengolah sampah dan menjadi kawasan bebas sampah.
"Saya juga berharap ke depan, Kota Bandung ini bisa mengolah sampah dengan baik. Dan saya kira, salah satu solusinya itu sudah ada sebetulnya. Ada 383 RW jadi kawasan bebas sampah," kata Haru Suandharu, Jumat 11 Oktober 2024.
Menurut Haru Suandharu, sebagian besar RW di Kota Bandung dapat menjadi kawasan bebas sampah. Partisipasi masyarakat, dan peran pemerintah harus saling berkaitan untuk pengolahan sampah.
"Dari mulai institusi, regulasi, anggaran ya, kemudian teknologi. Itu semuanya dioptimalkan karena ya kita enggak bisa terus-terusan open dumping gitu. Pasti akhirnya akan overload juga gitu kan," ucap Haru Suandharu.
Meski ke depan TPA Legok Nangka beroperasi, Haru Suandharu menyebut apabila tetap menggunakan pola kumpul, angkut buang maka tempat pembuangan akhir akan kembali penuh olah sampah.
Terkait penggunaan insenerator, pihaknya menilai hal itu merupakan salah satu teknologi dan menjadi pilihan. Namun, yang terpenting baginya terdapat lima aspek penting dalam pengelolaan sampah di Kota Bandung.
"Aspek regulasi, saya dengarkan sebetulnya sudah ada draft perwal yang baru untuk pengelolaan sampah. Kemudian juga aspek institusi ke saya juga ada masukan, ini kalau perlu dinas kebersihan, artinya kan harus ada SOTK-nya diperbaiki," ujar dia.
Selain itu, ditambahkan Haru Suandharu, anggaran pengelolaan sampah di Kota Bandung sudah memenuhi kebutuhan atau belum. Serta teknologi baru masuk, ini pilihan terbaiknya apa untuk mengatasi masalah sampah di kota Bandung.
Editor : Doni Ramdhani

